Roblox Kenalkan Akun Kids dan Select bagi Anak Indonesia
Gambar atau konten salah?
Roblox telah mengumumkan peluncuran dua jenis akun yang disesuaikan dengan usia, yaitu Roblox Kids dan Roblox Select. Inisiatif ini bertujuan memenuhi regulasi perlindungan anak di dunia maya, termasuk Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang berlaku di Indonesia.
David Baszucki, Founder dan CEO Roblox, mengungkapkan dalam pernyataan resminya: “Pembaruan ini akan menggabungkan pengecekan usia, pengaturan bawaan akun, rating konten, moderasi berkelanjutan, dan kontrol orang tua yang diperluas ke dalam satu kerangka terpadu bagi pengguna muda.”
Di Indonesia, Roblox Kids ditujukan bagi pengguna berusia 5–12 tahun, sementara Roblox Select mencakup usia 13–15 tahun. Penetapan akun dilakukan secara otomatis berdasarkan teknologi verifikasi usia global Roblox atau konfirmasi dari orang tua yang terverifikasi.
Pengguna Roblox Kids hanya dapat mengakses game berlabel konten Minimal atau Mild, dan tidak dapat menggunakan fitur chat dalam kondisi apapun. Sementara itu, pengguna Roblox Select dapat memainkan game berlabel hingga Moderate dan memiliki kemampuan obrolan terbatas hanya kepada teman tepercaya (trusted friends) atas persetujuan orang tua.
Transisi akun berlangsung otomatis seiring bertambahnya usia. Roblox Kids akan beralih menjadi Roblox Select saat pengguna menginjak usia 13 tahun, dan kemudian menjadi akun Roblox standar ketika pengguna berusia 16 tahun.
Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox, menambahkan: “Dengan peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select, kami mengubah cara pemain menemukan hingga memainkan gim di platform kami secara fundamental. Keamanan bukanlah fitur yang statis, melainkan sebuah proses yang terus berkembang seiring pertumbuhan anak.”
Di Indonesia, seluruh akun pengguna di bawah 16 tahun diwajibkan memiliki verified parental consent (VPC) atau persetujuan orang tua yang terverifikasi. Tanpa verifikasi ini, pengguna tidak akan dapat mengakses fitur chat maupun game dengan rating Moderate ke atas.
Kontrol orang tua pun diperluas. Orang tua kini dapat memblokir game secara individual hingga anak berusia 16 tahun, mengelola pengaturan chat, hingga memberikan akses khusus ke game tertentu yang sebelumnya tidak tersedia di akun default anak. Roblox juga menyajikan transparansi penuh kepada orang tua mengenai game apa yang paling banyak dimainkan anak beserta siapa saja teman virtualnya.
Roblox menerapkan proses seleksi game berlapis untuk memastikan konten yang tersedia di Roblox Kids dan Roblox Select sesuai usia. Pertama, kreator wajib menyelesaikan verifikasi identitas, mengaktifkan verifikasi dua langkah, dan berlangganan Roblox Plus secara aktif.
Kedua, Roblox menganalisis secara real‑time bagaimana pengguna berusia 16 tahun ke atas berinteraksi dengan game baru, sebagai indikator kelayakan untuk pengguna yang lebih muda. Ketiga, setiap game mendapatkan label tingkat kedewasaan konten (Minimal, Mild, atau Moderate), dengan pengecualian otomatis untuk game bertema isu sensitif, interaksi dengan orang asing, atau yang memperbolehkan gambar bebas.
“Dengan menggabungkan verifikasi usia, akuntabilitas kreator yang lebih kuat, serta kontrol orang tua, Roblox membantu menetapkan standar yang lebih tinggi dalam melindungi pengguna muda, sekaligus tetap menjaga pengalaman online yang positif,” kata Larry Magid, CEO ConnectSafely.
Roblox menegaskan terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak Indonesia. Platform ini juga telah mengintegrasikan Indonesia Game Rating System (IGRS) yang diluncurkan Januari lalu, dan berencana bertransisi ke kerangka International Age Rating Coalition (IARC) pada tahun ini.
Baszucki menegaskan bahwa investasi dalam keamanan sejak tahap desain (safety by design) adalah prioritas utama perusahaan. “Dalam hal keamanan, kami melakukan hal yang benar – termasuk penyaringan proaktif, pengecekan usia, kontrol orang tua, dan penyediaan rating konten yang jelas – karena kesejahteraan komunitas kami adalah prioritas tertinggi kami,” tulisnya.
Dengan sistem ini, Roblox menggabungkan teknologi verifikasi, kebijakan konten yang ketat, dan kontrol orang tua yang dapat disesuaikan. Setiap langkah dirancang untuk menyesuaikan pengalaman bermain dengan usia pengguna, sambil memberikan transparansi kepada orang tua mengenai aktivitas anak di platform.
Program ini juga menegaskan komitmen Roblox terhadap perlindungan anak di dunia maya, menyesuaikan kebijakan dengan regulasi lokal di Indonesia, serta berkolaborasi dengan lembaga pemerintah untuk memastikan standar keamanan yang tinggi.
Secara keseluruhan, peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select menandai langkah signifikan dalam upaya platform game global untuk menyesuaikan konten dan fitur dengan usia pengguna, sambil memperkuat kontrol orang tua dan transparansi bagi keluarga di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
