Rumor Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan Batal, DEN Tegaskan
Gambar atau konten salah?
Chatib Basri, anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), dipaksa menjawab rumor bahwa ia akan diangkat menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa (09 Juni 2026), ia mengaku tidak mengetahui isu tersebut. “Ah masa? Saya nggak tahu,” kata Chatib ringan.
Ketika ditanya apakah ia kembali ke Indonesia lebih cepat karena ingin diangkat, ia tidak menjawab. Ia hanya menyebutkan bahwa studinya di Amerika Serikat sedang libur. “Nggak, di Harvard itu libur sekarang,” jawab Chatib singkat.
Chatib juga dipanggil dalam pertemuan sore di Istana bersama Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku belum mengetahui topik pembicaraan. “Tanya Pak Luhut, ada Seto juga dan lain‑lain. Saya nggak tahu soal apa,” ujarnya.
Di Gedung DPR RI, pada Senin (08 Juni 2026), Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. “Tidak ada, tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan,” tegasnya.
Rumor ini menambah kebingungan di kalangan publik, sementara pejabat tetap menolak adanya perubahan posisi tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
