Rumor Pengunduran Purbaya Yudhi Sadewa, Reshuffle Kabinet?
Gambar atau konten salah?
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, dikabarkan ingin mengundurkan diri. Berita ini banyak beredar di kalangan wartawan yang mendapat informasi awal dari sumber anonim.
Ketika diminta mengonfirmasi, Purbaya menolak kebenaran kabar tersebut. Ia menyatakan bahwa itu hanyalah hoaks.
“Ha ha ha enggak bener lah,” kata Purbaya melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis, 4 Juni 2026.
Di samping itu, muncul rumor bahwa Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Hingga kini, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan tanggapan resmi.
Sejak dilantik sebagai Bendahara Negara pada 8 September 2025, Purbaya pernah mengungkapkan bahwa pekerjaan di Menteri Keuangan lebih berat dibandingkan sebelumnya di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia juga mengaku berat badannya turun 10 kilogram.
“Ya kan banyak kerjaan. Di samping itu nyesal kenapa saya jadi Menteri Keuangan, jadi banyak kerjaan. Harusnya kita santai di LPS,” ujar Purbaya dalam acara Jogja Financial Festival 2026, Jumat, 22 Mei 2026.
Selain itu, Purbaya menekankan bahwa gaji saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS lebih tinggi dibandingkan saat menjadi Menteri Keuangan.
“Enak sih Ketua LPS, gaji gede, kerja agak santai. Kalau Menkeu gaji turun sedikit, kerja lebih berat. Delapan bulan jadi menteri, berat badan turun 10 kg,” tutur Purbaya.
Rumor tentang pengunduran diri dan reshuffle Kabinet masih belum mendapat konfirmasi resmi. Sementara itu, Purbaya tetap menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Keuangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
