Saham Meta Naik 3% Usai Kabar PHK Besar-Besaran Karyawan

Bima J. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 103 dibaca
Bisik.id
Saham Meta Naik 3% Usai Kabar PHK Besar-Besaran Karyawan

Gambar atau konten salah?

Jakarta - Saham Meta mengalami kenaikan sekitar 3% setelah kabar mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang direncanakan. Perusahaan ini berencana untuk mengurangi lebih dari 20% dari jumlah karyawannya, yang dapat berdampak pada lebih dari 15.000 pekerja. PHK ini bertujuan untuk menyeimbangkan pengeluaran besar yang akan dialokasikan untuk kecerdasan buatan (AI) tahun ini.

Menurut laporan, para eksekutif di Meta telah meminta para pemimpin senior untuk mulai menyusun rencana pengurangan jumlah karyawan. Pada Desember 2025, Meta mempekerjakan hampir 79.000 karyawan, dan jika rencana ini terlaksana, ini akan menjadi PHK terbesar sejak akhir 2022, ketika CEO Mark Zuckerberg mengumumkan pemangkasan 11.000 pekerjaan dan mengurangi perekrutan sebagai bagian dari strategi penghematan biaya.

Pemutusan hubungan kerja di Meta terjadi di saat perusahaan sedang meningkatkan upaya untuk membangun infrastruktur AI yang mahal. Beberapa perusahaan lain juga berencana melakukan PHK besar-besaran terkait dengan AI. Misalnya, Block yang dimiliki oleh Jack Dorsey akan memberhentikan 4.000 karyawan pada bulan Februari untuk mempercepat operasional dengan tim yang lebih kecil dan memanfaatkan AI untuk mengotomatisasi lebih banyak pekerjaan. Amazon juga menghapus 16.000 posisi pada bulan Januari untuk mengurangi birokrasi di tengah investasi besar-besaran di bidang AI.

Sejauh ini di tahun 2026, lebih dari 12.000 pemutusan hubungan kerja di AS telah dikaitkan dengan AI, berdasarkan data terbaru. Meta mengungkapkan dalam laporan pendapatan bulan Januari bahwa belanja modal untuk AI diperkirakan mencapai USD 115 miliar hingga 135 miliar tahun ini, dua kali lipat dari tahun 2025. Ini termasuk dalam total dana USD 700 miliar yang akan diinvestasikan oleh perusahaan teknologi besar, seperti Amazon, Alphabet, dan Microsoft, untuk pengembangan AI.

Kekhawatiran muncul di kalangan investor terkait pengeluaran yang mungkin tidak berkelanjutan dibandingkan dengan pendapatan yang dihasilkan dari AI. Zuckerberg menyebut tahun 2026 sebagai tahun penting bagi AI, di mana investasi perusahaan akan difokuskan untuk membangun kecerdasan super personal. Tahun lalu, Meta menginvestasikan USD 14,3 miliar di Scale AI dan merekrut CEO grup tersebut, Alexandr Wang, bersama beberapa insinyur dan peneliti utama.

Seorang analis dari Jefferies mengatakan, "Meskipun kita melihat PHK massal di perusahaan lain, jika Meta bersedia mengurangi jumlah karyawan sambil meningkatkan investasi di AI, ini menunjukkan bahwa AI semakin mendorong produktivitas."

Perkembangan ini menunjukkan adanya perubahan di industri teknologi, di mana pemanfaatan AI semakin mendominasi, meskipun diiringi dengan langkah pemangkasan tenaga kerja yang signifikan.

PHKMetakaryawanAIinvestasisahamteknologiZuckerberg

Komentar

Memuat komentar...