Sambal Bajak, Matah, Pecel Lele: Ragam Rasa Nusantara
Gambar atau konten salah?
Sambal merupakan bumbu khas Nusantara yang memiliki banyak variasi. Di setiap daerah, sambal memiliki cita rasa yang berbeda, mulai dari manis, pedas, hingga segar. Beberapa contoh sambal yang populer di Indonesia meliputi sambal bajak, sambal matah, dan sambal pecel lele.
Sambal Bajak adalah sambal khas Jawa yang terkenal. Ia biasanya dimasak atau ditumis lama bersama terasi dan gula merah. Rasa manis dari gula merah menyeimbangkan kepedasan cabai, sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan aromatik.
- 80 gr bawang merah
- 60 gr bawang putih
- 40 gr cabe rawit
- 30 gr cabe merah keriting
- 3 gr gula merah
- 3 gr garam
- 10 ml minyak goreng
- terasi secukupnya
- Goreng bawang merah, bawang putih, cabai, dan tomat hingga matang.
- Bakar terasi hingga harum.
- Haluskan semua bahan menggunakan uleg.
- Tambahkan bumbu penyedap rasa dan garam.
- Panaskan minyak dan tumis sambal bajak sampai agak kering.
- Sajikan sambal bajak dengan lalapan atau lauk lainnya.
Sambal Matah mudah dibuat di rumah. Sambal khas Bali ini terdiri atas berbagai bahan yang diiris, kemudian ditambahkan jeruk limau dan minyak. Rasanya segar dan cocok sebagai pelengkap hidangan.
- 4 butir bawang merah, iris tipis
- 2 siung bawang putih, iris tipis
- 5 buah cabai rawit merah, iris halus
- 2 lembar daun jeruk purut, iris halus
- 1 batang serai, bagian putih, iris halus
- 1/2 sdt garam
- 1 butir jeruk limau, ambil airnya
- 3 sdm minyak sayur
- 1 sdt terasi
- Iris semua bahan yang diperlukan untuk kreasi sambal.
- Sisihkan irisan bahan sambal terlebih dahulu.
- Panaskan minyak, lalu goreng terasi hingga harum.
- Matikan api dan diamkan sebentar.
- Masukkan irisan bawang hingga serai ke dalam wadah, lalu campurkan minyak hingga rata.
- Tambahkan air jeruk limau dan aduk merata.
- Sajikan sambal matah sebagai pelengkap hidangan.
Sambal Pecel Lele umumnya bercita rasa pedas, namun tambahan tomat memberikan sensasi segar. Sambal ini cocok disajikan saat menyiapkan lele goreng.
- 20 buah cabe rawit merah
- 10 butir bawang merah
- 8 butir kemiri
- 5 buah tomat merah
- 2 sdt terasi goreng
- 1 sdm garam
- 1 sdm gula pasir
- jeruk limau (pelengkap)
- Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.
- Goreng terpisah masing-masing kemiri, bawang merah, dan cabe rawit.
- Angkat dan tiriskan.
- Panaskan minyak kembali, goreng tomat hingga layu dan kulitnya mengkerut, lalu tiriskan.
- Geras kemiri dalam cobek, lalu gerus halus.
- Gerus cabe rawit merah dan bawang merah hingga halus.
- Tambahkan tomat dan gerus hingga halus.
- Masukkan terasi, gula, dan garam, gerus hingga tercampur rata.
- Pindahkan ke dalam wadah, lalu kucuri air jeruk limau jika suka.
Sambal Bajak, Matah, dan Pecel Lele menunjukkan variasi rasa sambal di Indonesia, dari manis hingga pedas, dan sering disajikan dengan lauk seperti ayam goreng, ikan goreng, atau lele goreng. Rasa dan aroma yang berbeda membuat setiap sambal menjadi pelengkap yang tak terpisahkan dalam masakan tradisional Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
Resep Tahu Telur Klasik Surabaya
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
