Sambut Apresiasi Konektivitas Digital 2026 di Jakarta
Gambar atau konten salah?
Pada malam Jumat, 17 April 2026, Hotel Sultan di Jakarta menjadi panggung bagi penganugerahan Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Acara ini menampilkan para pelaku institusi publik, swasta, individu, dan komunitas yang telah berkontribusi pada peningkatan konektivitas dan literasi digital di seluruh Indonesia.
Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang dipimpin oleh Menteri Meutya Hafid, mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang solid. Dalam sambutannya, Meutya mengatakan, Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kita perlu bekerja sama dengan banyak pihak. Ini terlihat dari begitu banyak elemen yang terlibat, baik dari sekolah, puskesmas, teman-teman TNI, hingga industri yang berkolaborasi untuk memastikan konektivitas berjalan dengan baik.
Berikut daftar lengkap pemenang Apresiasi Konektivitas Digital 2026:
- Satuan Pemulihan Konektivitas Digital Terbaik: Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
- Mitra Pengelolaan PNBP USO dengan Akuntabilitas Terbaik: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta.
- Mitra Pengamanan Penyediaan Infrastruktur Telekomunikasi Terbaik: Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih (Kodam XVII/CEN), Kota Jayapura, Papua.
- Perusahaan Terbaik dalam Menjaga Resiliensi Konektivitas Digital di Seluruh Indonesia: Telkom Group.
- Operator Selular Perintis Pemerataan Konektivitas Digital di wilayah 3T Terbaik: PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
- Operator Selular Terkooperatif dan Solutif di wilayah 3T: XLSMART.
- Operator Selular dengan operasional terbaik di wilayah 3T: PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).
- Badan Usaha Pelaksana KPBU Sektor Telekomunikasi Terbaik: PT Palapa Timur Telematika.
- Perusahaan Terbaik dalam Peningkatan Layanan Sinyal di Wilayah 3T: PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat).
- Mitra Konektivitas Digital berbasis Satelit Terinovatif: PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN).
- Mitra Bank Pengelola PNBP USO terbaik: PT Bank Negara Indonesia (BNI).
- Mitra Penyedia Layanan untuk Pengguna Satria 1 Terbaik - Skala Besar: PT Paramitra Inti Mega.
- Mitra Penyedia Layanan untuk Pengguna Satria 1 Terbaik Terbaik - Skala Kecil: PT Kreasi Duta Perkasa.
- Best Lifetime Achiever: Bapak Arnold Ph. Djiwatampu.
- Provinsi Pendorong Ekonomi Digital: DI Yogyakarta.
- Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital: Kalimantan Timur.
- Kabupaten Pelopor UMKM Digital: Sumedang, Jawa Barat.
- Desa Digital Unggulan: Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
- BUMDes Inovatif dalam Bisnis Digital: BUMDesma Bina Sejahtera Mandiri, Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, Riau.
- Puskesmas Inovatif dalam Digitalisasi Kesehatan: Puskesmas Tayando Ohoiel, Kecamatan Tayando Tam, Kota Tual, Maluku.
- Sekolah Teladan Digital: SMA Negeri 1 Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
- Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital: Pos Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar XXIX Pulau Fanildo, Kabupaten Supiori, Papua.
- Individu Pegiat Literasi Digital di Desa: Inez Senia, Jayapura, Papua.
- Individu Pejuang Internet Masuk Desa: Kadis Kominfo Asmat, Jamaluddin, Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
- Individu Kreator Konten Lokal Kreatif: Irson Hanunu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.
- Komunitas Pendukung Ekonomi Kreatif Digital: Titik Kumpul, Kabupaten Flores Timur, NTT.
- Komunitas Pendorong Internet untuk Rakyat: Relawan TIK Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh.
Beberapa pemenang menonjol karena peran strategisnya. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, misalnya, menunjukkan kemampuan koordinasi lintas daerah dalam memulihkan jaringan setelah bencana. Telkom Group dan Telkomsel mendapat penghargaan atas upaya menjaga jaringan tetap berfungsi di wilayah yang sulit dijangkau, sementara PT Telkom Satelit Indonesia menonjolkan sinyal satelit yang mendukung daerah terpencil.
Di sisi lain, peran lembaga keuangan tidak terlewat. PT Bank Negara Indonesia menjadi mitra pengelola PNBP USO terbaik, menandai pentingnya dukungan finansial dalam memperkuat infrastruktur. Puskesmas Tayando Ohoiel di Maluku menonjol sebagai contoh digitalisasi layanan kesehatan, memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasien di daerah terpencil.
Individu seperti Inez Senia dan Kadis Kominfo Asmat menunjukkan bahwa upaya literasi digital dapat dimulai dari tingkat desa. Kreator konten lokal, Irson Hanunu, memperlihatkan potensi media sosial sebagai alat promosi budaya dan ekonomi lokal. Komunitas seperti Relawan TIK Aceh dan Titik Kumpul memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperluas akses internet.
Acara ini menegaskan bahwa konektivitas digital bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kolaborasi lintas sektor. Kerja sama antara lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat lokal terbukti menjadi kunci dalam memperluas jangkauan internet dan meningkatkan literasi digital di seluruh Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis