Satgas Pemerintah Percepatan Program Ekonomi 8% Terbentuk
Gambar atau konten salah?
Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dibesut oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045. Target utama satgas ini adalah pertumbuhan ekonomi 8% untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
Satgas dibentuk melalui Keputusan Presiden nomor 4 tahun 2026, yang ditandatangani pada 11 Maret 2026. Kepemimpinan satgas dipegang oleh Menko Pereknomian Airlangga Hartarto dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Tugas utama satgas adalah mengoordinasikan percepatan pelaksanaan program pemerintah yang mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi. Program-program tersebut meliputi:
- Program Paket Ekonomi
- Program Stimulus Ekonomi
- Program Prioritas Pemerintah
- Program Utama pada beberapa kementerian/lembaga
- Program lain sesuai arahan Presiden
Selain itu, satgas menetapkan langkah strategis terintegrasi dan kolaboratif untuk percepatan pelaksanaan program. Monitoring dan evaluasi realisasi anggaran pendukung menjadi bagian penting, sekaligus menetapkan langkah penyelesaian permasalahan strategis yang bersifat terobosan, cepat, dan tepat.
Satgas juga dapat menerima tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan tugas tambahan sesuai kebutuhan.
Dengan struktur dan tugas yang jelas, satgas bertujuan mempercepat program pemerintah, memantau anggaran, menyelesaikan masalah strategis, dan siap menanggapi instruksi tambahan dari kepala negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
