Setelah 14 Tahun Menikah, Wartawan Tomohon Akhirnya Punya Rumah
Gambar atau konten salah?
Seorang wartawan asal Tomohon, Terry Alfrits Wagiu, akhirnya bisa membeli rumah pertamanya setelah menikah selama 14 tahun. Rumah itu didapatkannya melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dari Bank Negara Indonesia (BNI). Hunian tersebut berada di Grazia Residence 2.
Terry menjadi salah satu penerima manfaat dalam acara Akad Massal dan Serah Terima Kunci sebanyak 62.710 unit rumah. Kegiatan ini digelar pemerintah secara serentak pada Kamis, 30 Juli 2026.
Kisah Terry menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto. Saat itu, Prabowo berdialog melalui konferensi video yang menghubungkan lokasi utama acara di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan Tomohon. Dalam dialog tersebut, Prabowo menanyakan kondisi rumah yang ditempati Terry. Mulai dari kualitas bangunan hingga fasilitas di lingkungan perumahan.
"Sangat baik, Pak, sangat bagus. Airnya lancar, bangunannya kuat juga, keamanan juga, malam terang, Pak," kata Terry dalam keterangannya pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Terry juga mengungkapkan rasa syukurnya. Setelah menunggu lebih dari sepuluh tahun, ia akhirnya memiliki hunian sendiri. "Saya juga mau menyampaikan banyak terima kasih, Pak. Karena melalui program Bapak, saya bisa punya rumah. Sudah 14 tahun menikah, baru dapat rumah ini," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan pengalaman Terry menunjukkan dampak akses pembiayaan perumahan terhadap kehidupan masyarakat. Menurutnya, rumah bukan sekadar aset. Bagi banyak keluarga, rumah memberikan rasa aman, kepastian, dan fondasi untuk menata masa depan.
"Kisah Terry menjadi gambaran nyata bagaimana akses pembiayaan perumahan dapat memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Iqbal.
Ia menjelaskan, BNI merupakan salah satu bank penyalur KPR subsidi. Bank ini terus mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyediaan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"BNI terus berkomitmen mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyediaan akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.
Iqbal menambahkan, keterlibatan BNI dalam akad massal dan serah terima kunci itu merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya untuk memperluas akses kepemilikan rumah.
Kisah Terry menjadi salah satu contoh bagaimana pembiayaan rumah subsidi bisa membantu keluarga Indonesia mendapatkan hunian pertama. Melalui dukungan terhadap sektor perumahan, BNI berupaya memperluas kesempatan masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Sekaligus membangun kehidupan yang lebih aman dan terencana.
Acara tersebut juga dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, jajaran pimpinan Himpunan Bank Milik Negara, perwakilan bank penyalur, pengembang, dan para penerima manfaat.
Kisah Terry menunjukkan bahwa program rumah subsidi bisa menjadi jalan keluar bagi keluarga yang sudah lama menunggu untuk memiliki rumah sendiri. Dukungan dari perbankan dan pemerintah menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal itu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Acuan CPO Turun Tipis di Agustus 2026
Presiden Prabowo Ajak Pengusaha Bersatu di Tengah Krisis Global
India Gelontorkan US$8,8 Miliar Eksplorasi Migas Lepas Pantai
Pemerintah Targetkan PLTP Sarulla Pulih 330 MW pada 2028
Prabowo Beri Sinyal soal Calon Gubernur BI
Yen Melonjak, Dugaan Intervensi Pemerintah Jepang Menguat