SIM Baru Memakai Pengenalan Wajah, Eksisting Opsional
Gambar atau konten salah?
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan bahwa registrasi kartu SIM menggunakan data biometrik pengenalan wajah (face recognition) berlaku untuk nomor HP baru. Pertanyaan muncul: bagaimana dengan pelanggan seluler eksisting dan anak di bawah 17 tahun?
Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan bahwa bagi pelanggan seluler lama, sistem ini berlaku secara sukarela. “Untuk pelanggan seluler lama diberlakukan secara sukarela. Artinya, tidak diwajibkan untuk saat ini.”
Ia menambahkan bahwa 1 Juli 2026 akan menjadi tanggal efektif bagi semua nomor, namun pelanggan eksisting tetap voluntary. “1 Juli 2026 berlaku untuk semuanya, pelanggan eksisting sifatnya masih voluntary,” ujar dalam konferensi pers di Garuda Sparks, Jakarta, Jumat 29 Mei 2026.
Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi melalui Jaringan Bergerak Seluler. Aturan ini ditujukan kepada nomor seluler prabayar; pascabayar tidak diwajibkan karena proses validasinya sudah menyeluruh sejak awal berlangganan.
Untuk pelanggan seluler di bawah umur yang belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP), Komdigi mengungkapkan pendaftarannya menggunakan data orangtua atau wali. “Untuk anak di bawah 17 tahun memang belum ada datanya di Dukcapil, tapi semuanya ada bimbingannya. Nah, ini kita bisa bantu lewat orangtuanya, kalau yang panti asuhan bisa pakai wali, itu bisa,” ungkap Edwin.
Seperti registrasi SIM card sebelumnya yang menggunakan data nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga, batas nomor HP yang dimiliki maksimal tiga nomor untuk masing-masing operator. Dengan demikian secara keseluruhan ada sembilan nomor HP.
Pendaftaran nomor seluler memakai data pengenalan wajah dapat dilakukan di gerai operator seluler atau secara online di tiap provider.
Regulasi ini menegaskan bahwa penggunaan biometrik wajah menjadi langkah baru dalam verifikasi pelanggan, namun tetap memberikan fleksibilitas bagi pelanggan eksisting dan anak di bawah umur dengan dukungan orang tua atau wali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis