Siswi SMKN Klaten Hilang Sejak 11 Juli, Pamit Makan Bersama Teman
Gambar atau konten salah?
Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Klaten, Anisa Farah Efiana (17), dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Sabtu, 11 Juli 2026. Ia pamit kepada ibunya untuk pergi makan bersama teman-temannya, namun hingga kini belum pulang. Keluarganya sangat berharap ia segera kembali.
"Ya harapannya segera pulang, keluarga menunggu di rumah," ujar ayahnya, Siyamto, saat dikonfirmasi pada Senin, 13 Juli 2026.
Anisa bersekolah di SMKN 1 Gantiwarno. Keluarga sudah berusaha mencari informasi melalui teman-teman sekolahnya, tetapi belum ada hasil yang jelas. "Sudah mencari ke teman-teman sekolahnya," jelas Siyamto.
Berdasarkan surat laporan kehilangan yang diajukan ke Polsek Wedi pada 12 Juli 2026, Anisa meninggalkan rumahnya di Desa Trotok, Kecamatan Wedi, Klaten, pada pukul 09.00 WIB. Ia pamit kepada ibunya dan mengatakan akan pergi makan bersama teman dari mata pelajaran menjahit ke Klaten. Ia pergi menggunakan sepeda motor Blade berwarna putih dengan nomor polisi R-4820-KTQ.
Saat meninggalkan rumah, Anisa mengenakan helm abu-abu, baju coklat tua lengan panjang, kerudung krem, celana panjang hitam, dan tas selempang kecil berwarna hitam.
Pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB, ibunya mencoba menghubungi Anisa untuk menanyakan keberadaannya. Namun, nomor ponselnya sudah tidak aktif. Keluarga kemudian bertanya kepada beberapa teman sekolahnya, tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaannya. Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 18.16 WIB, keluarga kembali mencoba menghubungi ponsel Anisa, tetapi tetap tidak aktif.
Ciri-ciri fisik Anisa: kulit kuning langsat, tinggi badan sekitar 164 sentimeter, berat badan kurang lebih 55 kilogram, wajah lonjong, dan rambut hitam ikal. Jika ada yang melihat atau mengetahui keberadaannya, dapat menghubungi Polres Klaten di nomor 110 atau langsung ke pihak keluarga.
Kapolsek Wedi, AKP Daryanto, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Pencarian terhadap Anisa saat ini sedang dilakukan. "Betul (diselidiki). Nomor HP sudah tidak bisa dihubungi," jelasnya.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi antara anak dan orang tua saat bepergian. Keluarga berharap Anisa segera pulang dalam keadaan selamat, dan pihak kepolisian terus berupaya mencari keberadaannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Siswi SMKN Klaten Hilang Sejak 11 Juli, Pamit Makan Bersama Teman
Pelajar SMP Berduaan di Toilet, Digiring ke Polsek
BPOM Temukan Kosmetik Ilegal Rp35,8 Miliar
Rekor Panas Barcelona: 40,5°C, Terpanas Seabad
Messi 39 Tahun Akui Kelelahan Usai Lalui Dua Extra Time
Jupe Pensiun, Langsung Jadi Asisten Pelatih Persib
UBTech Rilis Robot Humanoid U1, Teman AI untuk Lawan Kesepian
China Kembali Borong Emas, 20 Bulan Berturut-turut