SMAN 1 Marga Siap Terima Pendaftar Lebih Banyak 2026/2027
Gambar atau konten salah?
Di kota Tabanan, SMA Negeri 1 Marga pernah mengalami krisis siswa. Selama dua tahun terakhir, sekolah ini hanya menerima tidak lebih dari 50 orang per angkatan. Namun, sebelum memulai tahun ajaran baru 2026/2027, kepala sekolah, I Wayan Dedi Armana, menyatakan bahwa kemungkinan terjadi lonjakan pendaftar cukup besar.
“Ada dua alasan yang membuat peluang itu terjadi, yakni zonasi dipersempit, dan standar Tes Kemampuan Akademik (TKA),” ujar Dedi Armana pada Kamis 11 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa kebijakan baru ini diambil oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali.
Zonasi dipersempit berarti siswa SMP dari kecamatan Marga yang ingin melanjutkan ke SMA di Kota Tabanan tidak lagi dapat memilih sekolah tersebut. “Zonasi dipersempit itu misalnya ada lulusan SMP di Marga ingin melanjutkan di SMA yang berada Kota Tabanan itu sekarang tidak bisa. Sehingga yang bersangkutan harus bersekolah dari mana asal kecamatannya,” jelas Dedi Armana. Dengan aturan ini, lebih banyak siswa dari kecamatan Marga akan diarahkan ke SMAN 1 Marga.
Selain itu, perbedaan standar TKA juga memengaruhi pilihan siswa. Dedi Armana mencontohkan bahwa nilai minimal yang diterapkan di Kota Tabanan biasanya lebih tinggi dibandingkan di Kecamatan Marga. “Hal ini dapat mengalihkan keinginan lulusan SMP di Marga untuk bersekolah di kota karena terbatasnya nilai TKA siswa,” katanya.
Walaupun pendaftaran resmi baru akan dimulai pada 22 Juni 2026, Dedi Armana sudah mencatat bahwa 44 siswa telah mendaftar. Angka ini bahkan lebih banyak daripada angkatan tahun ajaran 2025/2026, yang hanya memiliki 43 siswa. Pihak sekolah telah melakukan sosialisasi sejak Januari 2026.
“Jumlah 44 siswa itu sudah mendapatkan dua rombongan belajar (rombel). Semoga tahun ini bisa lebih dari itu karena sistem yang sudah berubah,” tegasnya. Untuk menampung siswa baru, SMAN 1 Marga menyiapkan 12 rombel. Ia berharap setengah dari jumlah tersebut, yaitu 6 rombel, dapat terisi pada tahun ajaran 2026/2027. “Kami siapkan 12 rombel, tapi jika ada enam rombel saja tahun ini, hal itu sudah termasuk luar biasa,” pungkasnya.
SMAN 1 Marga memiliki empat SMP pendukung di Kecamatan Marga, yang dapat menyalurkan siswa ke sekolah menengah atas tersebut. Dengan kombinasi zonasi dipersempit dan perbedaan standar TKA, sekolah ini berupaya mengatasi masalah kekurangan siswa. Peningkatan jumlah pendaftar yang sudah melebihi angkatan sebelumnya menunjukkan potensi keberhasilan kebijakan baru ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Satpol PP Badung Temukan Bangunan Kosong Anak Punk yang
PLN Peringat Penjor Dekat Jaringan Listrik, Jaga 2,5 M
Ditlantas Polda Bali Percepat & Sederhanakan Proses BPKB
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Nikah di Pulau Bali
BBM Pertamax Naik Rp16.250, Konsumen Pikirkan Subsidi
Satpol PP Tangkap 9 Anak Punk di Kuta, Pendapatan Rp600 Ribu
Berita Terbaru
Perang Pandan Tenganan: Tradisi Daya Tarik Wisatawan
Spanyol Siap Hadapi Piala Dunia 2026: Kuat di Grup H
Suzuki Fronx Sport Diperkenalkan di Negeri Jiran Baru
Goodyear Minta Perpanjangan SNI Hingga Januari 2027
Inggris Menang 3-0 vs Costa Rica, Rice, Gordon, Watkins Gol
Leo & Daniel Kalah 16 Besar AO 2026, 15‑21, 18‑21 di Melb
Sabar/Moh Reza Raih 16 Besar, Masuk Perempatfinal OAS 2026