Sopir Tangki Elpiji Kedapatan Merokok, Dipecat
Gambar atau konten salah?
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang sopir mobil tangki sedang merokok saat menjalankan tugas. Pertamina Patra Niaga langsung bergerak cepat menindaklanjuti kejadian ini. Perusahaan menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar prosedur keselamatan yang sudah ditetapkan.
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa pengemudi itu bukan karyawan langsung Pertamina. Ia adalah awak mobil tangki dari perusahaan mitra transportir. Perusahaan mitra tersebut bertugas melayani operasional penyaluran di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa pihak mitra transportir sudah mengambil tindakan tegas. Sopir yang terekam dalam unggahan itu langsung diberhentikan. "Keselamatan adalah prinsip yang tidak dapat ditawar," ujar Kitty dalam keterangan resminya, Rabu (8 Juli 2026).
Menurut Kitty, langkah pemberhentian ini bukan sekadar hukuman. Ini bagian dari penegakan disiplin dan pembinaan. Tujuannya agar setiap pekerja dan mitra memahami bahwa kepatuhan terhadap aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) wajib dijalankan secara konsisten. Aspek ini bersifat mutlak dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.
"Tindakan tegas ini merupakan bagian dari penegakan disiplin dan pembinaan agar setiap pekerja maupun mitra memahami bahwa kepatuhan terhadap prosedur HSSE wajib dijalankan secara konsisten dalam setiap aktivitas operasional," tegas Kitty.
Di luar tindakan tegas tersebut, Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan apresiasi. Perusahaan berterima kasih kepada masyarakat yang sudah peduli dan melaporkan informasi ini. Setiap laporan dari masyarakat dianggap sebagai masukan penting. Masukan itu berguna untuk terus memperkuat budaya keselamatan di seluruh mata rantai penyaluran energi.
Masyarakat yang ingin melaporkan hal serupa bisa menghubungi layanan Pertamina Customer Solution 135. Laporan juga bisa disampaikan melalui akun media sosial resmi @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.
Kejadian ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap mitra kerja tetap menjadi perhatian utama. Meski pengemudi bukan karyawan langsung Pertamina, perusahaan tetap bertanggung jawab atas keselamatan operasional di lapangan. Tindakan berbahaya seperti merokok saat mengemudikan mobil tangki bisa memicu kebakaran atau ledakan, terutama karena muatan elpiji sangat mudah terbakar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
