Spanyol Catat Rekor 96,8 Juta Wisatawan Asing pada 1 Jan 2025

Ningsih R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Spanyol Catat Rekor 96,8 Juta Wisatawan Asing pada 1 Jan 2025

Gambar atau konten salah?

Spanyol mencatat rekor pariwisata pada 1 Januari 2025 dengan masuknya 96,8 juta pengunjung asing, menurut data yang dirilis pada 3 Februari 2026 oleh Institut Statistik Nasional.

Angka ini menunjukkan kenaikan 3,2 % dibandingkan tahun sebelumnya, ketika 94 juta wisatawan datang ke negara tersebut.

Pariwisata menyumbang 12,6 % dari produk domestik bruto Spanyol, menempatkan negara ini di posisi ketiga dalam daftar Barometer Pariwisata Dunia PBB, setelah Inggris dan Prancis.

Pendapatan yang dihasilkan dari pengunjung asing naik 6,8 % menjadi €134,7 miliar pada tahun lalu, sementara pada 1 Januari 2024 tercatat €126 miliar. Dampak ekonomi total, termasuk pengeluaran langsung, tidak langsung, dan terinduksi, mencapai sekitar €260 miliar, meningkat 4,7 % dibandingkan tahun sebelumnya menurut World Travel & Tourism Council (WTTC).

Peningkatan jumlah wisatawan dan pengeluaran mereka memenuhi tujuan untuk mentransformasikan model pariwisata menjadi model yang lebih berkelanjutan dan berbasis pada prioritas kualitas daripada kuantitas,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Tahun 1 Januari 2025 juga menjadi tonggak bagi pariwisata global, dengan total pendapatan mencapai €10 triliun, mewakili 10,3 % dari ekonomi global dan pertumbuhan 6,7 % dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika kita adalah sebuah negara, kita akan menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia,” kata Gloria Guevara, presiden dan CEO WTTC.

Selama tahun tersebut, lebih dari 1,5 miliar orang melakukan perjalanan internasional, 80 juta lebih dibandingkan 1 Januari 2024. Rata‑rata 219.000 kedatangan internasional tercatat setiap hari, menandakan pemulihan penuh sektor ini secara global.

Di Eropa, kontribusi pariwisata mencapai €2,5 triliun, mewakili 10 % dari PDB kawasan tersebut. Pertumbuhan mencapai 5,1 % dari tahun ke tahun dan 11,6 % dibandingkan dengan 1 Januari 2019, tahun terakhir sebelum pandemi.

Kita berada dalam kondisi yang lebih baik daripada sebelum pandemi dan lebih baik daripada tahun 2024,” kata Guevara.

Catalonia, wilayah timur laut tempat Barcelona berada, menarik sekitar 20,1 juta wisatawan, 0,6 % lebih banyak daripada 1 Januari 2024. Pulau-pulau Mediterania dan Kepulauan Canary, yang menjadi andalan pariwisata pantai dan matahari, juga mencatat peningkatan kunjungan.

Sebagian besar wisatawan berasal dari Inggris (19 juta), Prancis (12,7 juta), dan Jerman (12 juta).

Rekor ini menandai pemecahan ketiga bagi Spanyol sejak 1 Januari 2019, saat pandemi COVID‑19 menghentikan perjalanan wisata internasional. Seiring pariwisata global pulih, tekanan pada akomodasi di Spanyol meningkat, khususnya di pusat kota di mana penyewaan jangka pendek berkembang pesat, sering kali menimbulkan gesekan dengan penduduk setempat yang merasa harga rumah dan sewa terlalu tinggi akibat pariwisata massal.

Tahun lalu, pariwisata global juga mencatat rekor baru untuk kedatangan wisatawan internasional di era pasca‑pandemi, dengan prakiraan 1,52 miliar wisatawan internasional tercatat di seluruh dunia, hampir 60 juta lebih dibandingkan 1 Januari 2024, menurut barometer PBB.

Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa Spanyol berhasil memanfaatkan momentum pemulihan global, menguatkan posisinya sebagai destinasi utama sekaligus menyoroti tantangan dalam menyeimbangkan pertumbuhan pariwisata dengan kebutuhan lokal.

Pariwisata SpanyolRekor PengunjungPendapatan PariwisataPertumbuhan EkonomiWTTCBarcelonaDampak Pariwisata

Komentar

Memuat komentar...