SPBU VIVO Naikkan Harga Diesel Primus, Rp 30.890/Liter
Gambar atau konten salah?
02 Mei 2026 – SPBU VIVO mengumumkan perubahan harga. Menurut unggahan Instagram @spbuvivo, harga BBM Revvo 92 tetap di Rp 12.390 per liter. Namun, harga Diesel Primus melonjak, dari Rp 14.610 menjadi Rp 30.890 per liter.
Kenaikan ini terjadi setelah SPBU VIVO tidak menaikkan harga bulan lalu.
Sementara itu, harga BBM di SPBU Pertamina belum berubah. Pada tanggal 18 April 2026, informasi di mypertamina.id masih menunjukkan harga yang sama.
Jika dilihat harga bulan lalu, Pertamax diperdagangkan di SPBU seharga Rp 12.300 per liter, dan di Pertashop Rp 12.200 per liter. Pertamax Green 95 tetap di Rp 12.900 per liter.
BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan. Di Jakarta, Pertamax Turbo sekarang Rp 19.400 per liter, naik Rp 6.300 dari Rp 13.100 pada awal April 2026.
Dexlite dijual Rp 23.600 per liter, naik Rp 9.400 dari Rp 14.200. Pertamina Dex sekarang Rp 23.900, naik Rp 9.400 dari Rp 14.500.
Perubahan harga ini mencerminkan dinamika pasar BBM di Indonesia. Konsumen harus memperhatikan pergerakan harga di SPBU terdekat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
