SPT WP OP Batas Laporan Perpanjangan ke 30 April 2026
Gambar atau konten salah?
Di kantor Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa batas pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) akan diperpanjang. Perubahan ini menggeser tenggat dari 31 Maret 2026 menjadi 30 April 2026.
“Ada nanti (perpanjangan lapor SPT Orang Pribadi). Anda maunya berapa? Satu bulan? Satu bulan lah,” kata Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Maret 2026.
DJP, Direktorat Jenderal Pajak, menegaskan bahwa perpanjangan batas pelaporan masih menjadi opsi. Keputusan akhir akan diambil setelah evaluasi yang dijadwalkan menjelang akhir Maret 2026.
“Perlu kami sampaikan bahwa perpanjangan batas lapor SPT Tahunan PPh Orang Pribadi sampai saat ini masih menjadi opsi yang akan kami pertimbangkan setelah dilakukan evaluasi menjelang akhir Maret,” ucap Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti.
Inge menambahkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan relaksasi sanksi administrasi bagi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi yang disampaikan setelah batas waktu 31 Maret 2026. Ia juga menjelaskan bahwa, sesuai UU KUP, batas waktu penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi adalah paling lama tiga bulan setelah akhir tahun pajak (31 Maret 2026).
Dengan perpanjangan ini, wajib pajak mendapatkan waktu tambahan satu bulan untuk menyelesaikan pelaporan. Namun, kebijakan akhir masih menunggu hasil evaluasi DJP menjelang akhir Maret 2026, sehingga para wajib pajak harus tetap memantau perkembangan selanjutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
