STH Jentera Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Beasiswa 2026/2027
Gambar atau konten salah?
Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera membuka penerimaan mahasiswa baru jalur beasiswa untuk tahun akademik 2026/2027. Program ini ditujukan bagi siswa yang baru saja lulus SMA atau sederajat.
Periode pendaftaran dimulai pada 01 April 2026 dan berakhir pada 26 Juni 2026. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui link pendaftaran.
Mahasiswa yang terpilih akan mengikuti perkuliahan blended learning, yaitu kombinasi belajar daring dan tatap muka. Pendekatan ini diharapkan membuka akses pendidikan hukum bagi lebih banyak calon mahasiswa.
Beasiswa ini berlangsung selama 8 semester, sampai mahasiswa lulus. Selama masa studi, penerima beasiswa akan menerima dukungan finansial penuh.
Komponen beasiswa meliputi:
- Biaya masuk atau uang pangkal
- Biaya semester
- Biaya satuan kredit semester (SKS)
Syarat penerimaan meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Lulusan SMA/sederajat pada tahun 2026, 2025, atau 2024
- Nilai rata-rata ijazah minimal 7,00
- Memiliki prestasi akademik maupun nonakademik
- Bersedia mengikuti sistem pembelajaran blended learning
- Lolos tahapan seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara
- Menyusun personal statement sesuai ketentuan
Dokumen pendaftaran yang harus disertakan:
- Formulir pendaftaran online
- Surat referensi
- Ijazah atau surat keterangan lulus (SKL)
- Slip gaji orang tua atau surat keterangan penghasilan
- Identitas diri (KTP atau kartu pelajar)
- Pasfoto berwarna
- Personal statement
Informasi lebih lanjut dapat diakses di situs resmi Jentera.
Program beasiswa ini memberi kesempatan bagi lulusan SMA untuk menempuh pendidikan hukum dengan biaya terjangkau, sekaligus menumbuhkan tenaga hukum yang mampu memperkuat sistem keadilan di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
