Tania Anastasya Putri Lulus MM UGM Dalam 1 Tahun 1 Bulan

Wati N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Tania Anastasya Putri Lulus MM UGM Dalam 1 Tahun 1 Bulan

Gambar atau konten salah?

Tania Anastasya Putri baru saja menyelesaikan program Magister Manajemen (MM) di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada April 2026. Ia menyelesaikan studi dalam waktu 1 tahun 1 bulan 9 hari, sementara rata‑rata lulusan magister UGM memerlukan 2 tahun 1 bulan.

Kecepatan lulusnya menimbulkan pertanyaan: bagaimana ia dapat menempuh program S2 dalam setengah waktu yang biasanya dibutuhkan? Tania menjawab dengan menyoroti beberapa kunci utama, yaitu orientasi praktis, manajemen waktu, dan dukungan moral.

Orientasi praktis menjadi landasan awal Tania memilih MM. Ia ingin ilmu yang didapat dapat langsung diterapkan di dunia kerja. “Saya ingin segera mengaplikasikan ilmu yang saya pelajari, dan saya memiliki komitmen pribadi untuk disiplin terhadap timeline yang sudah saya tetapkan,” ujarnya, dikutip dari laman UGM pada Selasa (28/4/2026).

Keinginan tersebut tidak hanya bersifat teoritis. Dalam praktiknya, Tania selalu berusaha menjaga komitmen dan disiplin terhadap waktu. Ia mengatakan, “Tak cuma keinginan itu, pada praktiknya Tania selalu berusaha berkomitmen dan disiplin terhadap waktu. Itulah yang membuat ritme studinya terarah.”

Selanjutnya, manajemen waktu menjadi strategi utama. Tania harus menyeimbangkan penelitian, tugas akademik, bimbingan, dan urusan pribadi. Ia menjelaskan, “Saya membuat jadwal yang terstruktur dan berusaha menjalankannya secara konsisten agar semua dapat berjalan seimbang.”

Untuk menghindari risiko ketidaktepatan isi penelitian, Tania memaksimalkan perencanaan di awal. Ia sudah menyicil susunan proposal dan rencana pengembangannya. “Saya merencanakan penelitian sejak awal, mulai dari proposal hingga kesimpulan, serta disiplin mengikuti bimbingan dan melakukan evaluasi mandiri,” tambahnya.

Dukungan moral dari keluarga dan teman juga menjadi faktor penting. Tania mengakui, “Pembimbing saya memberikan arahan yang jelas dan konstruktif. Selain itu, keluarga dan teman-teman juga sangat mendukung secara moral dan membantu menjaga semangat saya selama studi.”

Namun, lulus lebih cepat tidak lepas dari pengorbanan. Tania mengurangi waktu bersosialisasi dan hiburan, bahkan pada momen seperti tahun baru, karena fokus menyusun Bab 4. Ia menganggapnya sebagai bagian dari perjuangan. “Saya sempat mengurangi waktu bersosialisasi dan hiburan, bahkan saat momen seperti tahun baru, karena fokus menyusun Bab 4. Namun, saya menganggap itu sebagai bagian dari perjuangan dan pengalaman berharga,” katanya.

Pesan Tania kepada mahasiswa lain cukup jelas: manfaatkan waktu studi dengan maksimal dan jangan ragu mencari peluang. Ia menekankan bahwa pengalaman akademik dan lingkungan kampus yang mendukung sangat berperan. “Pengalaman saya sangat positif, baik dari sisi akademik maupun lingkungan kampus yang mendukung. Pesan saya, manfaatkan waktu studi dengan maksimal dan jangan ragu mencari peluang,” ungkapnya.

Keberhasilan Tania menunjukkan bahwa kombinasi orientasi praktis, disiplin manajemen waktu, dan dukungan sosial dapat mempercepat proses studi. Ia menjadi contoh bagi mahasiswa yang ingin mencapai tujuan akademik lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas belajar.

Magister ManajemenUniversitas Gadjah MadaTania Anastasya Putrimanajemen waktuorientasi praktisdukungan moraldisiplin

Komentar

Memuat komentar...