TASPEN Rilis Gaji Ketiga Belas Pensiunan ASN 2 Juni
Gambar atau konten salah?
PT TASPEN (Persero) akan menyalurkan pembayaran Gaji Ketiga Belas dan tunjangan bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia mulai Selasa, 02 Juni 2026. Penyaluran dilakukan melalui 46 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas bagi Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan.
Gaji Ketiga Belas merupakan tunjangan tambahan yang diberikan kepada pensiunan ASN. Besaran tunjangan dihitung berdasarkan komponen penghasilan yang dibayarkan pada bulan Mei 2026, yaitu satu bulan tunjangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Gaji Ketiga Belas tidak dikenakan potongan iuran atau potongan lain, termasuk potongan kredit pensiun dan pajak penghasilan yang sudah ditanggung pemerintah.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa proses pembayaran akan dilakukan secara langsung tanpa memerlukan prosedur pengajuan atau autentikasi ulang oleh penerima manfaat. “Pembayaran ini mencerminkan apresiasi negara terhadap kontribusi para pensiunan, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan ASN aktif maupun yang telah menyelesaikan masa baktinya,” ujar Henra, dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026.
Jika seorang aparatur negara atau penerima pensiun memiliki lebih dari satu status penerima manfaat, Gaji Ketiga Belas hanya dibayarkan satu kali berdasarkan manfaat dengan nominal terbesar. Namun, bagi penerima yang sekaligus menerima pensiun atau tunjangan janda/duda, Gaji Ketiga Belas dibayarkan dua kali, baik sebagai penerima sendiri maupun sebagai penerima pensiun atau tunjangan janda/duda.
Para pegawai ASN dan pejabat negara yang pensiun mulai 01 Juni 2026 akan menerima pembayaran Gaji Ketiga Belas tahun 2026 melalui instansi tempat bekerja terakhir. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan dan keberlangsungan hidup para ASN di masa purnabaktinya.
Langkah ini juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pemerataan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong tata kelola layanan publik yang efektif dan terpercaya.
Untuk mendukung kelancaran proses penyaluran, TASPEN mengingatkan seluruh penerima manfaat agar selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN. TASPEN menegaskan bahwa seluruh layanan diberikan secara gratis dan tidak dikenakan biaya apa pun. Peserta diimbau untuk memperoleh informasi hanya melalui kanal resmi TASPEN, Kantor Cabang TASPEN terdekat, maupun Call Center 1500919. Peserta juga diharapkan melakukan autentikasi pada awal bulan agar proses penerimaan Gaji Ketiga Belas dapat berjalan lancar.
Dengan langkah ini, TASPEN terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan yang aman, adaptif, dan tepercaya, sekaligus mempertegas posisinya sebagai center of excellence dalam pengelolaan jaminan sosial.
Gaji Ketiga Belas menjadi bukti nyata bahwa negara menghargai jasa para pensiunan ASN. Penyaluran tunjangan ini diharapkan dapat menambah kesejahteraan mereka dan mempermudah transisi ke masa pensiun. Melalui sistem yang terstruktur dan transparan, TASPEN berupaya memastikan setiap pensiunan menerima tunjangan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
