Telkom & PGN Pasok Biomethane ke Data Center Indonesia

Vera T. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 112 dibaca
Bisik.id
Telkom & PGN Pasok Biomethane ke Data Center Indonesia

Gambar atau konten salah?

Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada 10 April 2024 di Jakarta. Kerja sama ini bertujuan menggabungkan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon, sehingga mendukung operasional data center berkelanjutan.

Dalam perjanjian ini, Telkom akan mengembangkan ekosistem digital dan data center, sementara PGN akan menyediakan biomethane yang dihasilkan dari limbah sawit di Sumatra. Keduanya akan melakukan studi bersama dan mengeksplorasi penerapan energi hijau di data center TelkomGroup, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Bhimo Aryanto, Senior Director of Business Performance and Assets Optimization di Danantara Indonesia, menyebut kolaborasi ini sebagai momentum penting lintas sektor. Ia mengatakan, “Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional.”

Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup menjadi pemain infrastruktur digital kelas regional. Ia menambahkan, “Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub. Hal ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup untuk menjadi digital infrastructure powerhouse di regional.”

TelkomGroup memiliki lima wilayah strategis pengembangan data center yang potensial untuk didukung pasokan energi PGN: Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Kelima wilayah tersebut telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas eksisting PGN.

Arief Kurnia Risdianto, Direktur Utama PGN, menyoroti peran biomethane sebagai motor transformasi bisnis perseroan menuju era rendah karbon. Ia menyatakan, “PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional.”

Di tingkat global, TelkomGroup melalui entitas data center-nya, NeutraDC, telah menjalin kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd sejak 2025. Kolaborasi tersebut difokuskan pada eksplorasi integrasi infrastruktur digital, platform, serta layanan energi berkelanjutan untuk kebutuhan pelanggan enterprise.

Sinergi domestik dan global ini diharapkan menciptakan ekosistem komprehensif dalam mendukung pengembangan AI‑ready green data center, sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain kunci di ekosistem digital regional.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dian Siswarini dan Arief Kurnia Risdianto. Turut hadir Bhimo Aryanto dan sejumlah direksi dari kedua perusahaan. (akn/ega)

Kerja sama ini menandai langkah konkret Indonesia menuju infrastruktur digital bersih, memanfaatkan energi terbarukan dari limbah industri untuk mendukung pertumbuhan data center yang ramah lingkungan.

TelkomGroupPerusahaan Gas Negara (PGN)data center berkelanjutanbiomethaneenergi rendah karboninfrastruktur digitalkolaborasi lintas sektor

Komentar

Memuat komentar...