Telkominfra Perbaiki Kabel Laut Sulawesi, Target 7 Mei

Yuli S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 123 dibaca
Bisik.id
Telkominfra Perbaiki Kabel Laut Sulawesi, Target 7 Mei

Gambar atau konten salah?

Telkom melalui anak usahanya, PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkominfra), sedang melaksanakan perbaikan sistem komunikasi kabel laut (SKKL) SMPCS #1 pada ruas Tersili-Kauditan (BU5-BU3) di perairan Sulawesi.

Gangguan terdeteksi pada 06 Februari 2026 ketika anomali muncul pada Power Feeding Equipment (PFE), menandakan kebocoran arus atau shunt fault. Kondisi ini menurunkan keandalan jaringan sehingga tidak dapat beroperasi secara stabil.

Analisis teknis menunjukkan titik gangguan berada sekitar 50 kilometer dari Branching Unit (BU5) menuju BU3, pada kedalaman laut 2.000 hingga 2.300 meter di perairan Sulawesi.

Proses perbaikan saat ini melibatkan kapal khusus, Cableship Navalink Polaris, yang sudah berada di lokasi (cable ground). Kapal sedang melakukan asesmen dan penelusuran jalur kabel (route scouting) sebelum memulai langkah selanjutnya.

Langkah-langkah berikutnya termasuk pengangkatan kabel ke permukaan, pemotongan bagian yang terdampak, dan penyambungan kembali menggunakan kabel pengganti. Tujuannya agar sistem dapat beroperasi kembali secara andal.

Proses ini memerlukan koordinasi ketat antara tim teknis dan operator kapal, serta dukungan logistik yang terkoordinasi.

"Saat ini proses perbaikan tengah berjalan dan kami fokus memastikan setiap tahapan dilakukan secara optimal untuk mengembalikan keandalan sistem. Kami menargetkan layanan dapat kembali normal sesuai rencana, dengan tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan operasional," ujar Direktur Operasi Telkominfra, Slamet Riyanto Pardi, Rabu (29 April 2026).

"Upaya ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam mendukung aktivitas digital masyarakat dan dunia usaha di Indonesia," tambahnya.

Telkominfra menargetkan proses perbaikan ini dapat diselesaikan dan sistem kembali beroperasi normal (Ready for Service) pada 07 Mei 2026.

Perbaikan ini menegaskan bahwa infrastruktur kabel bawah laut tetap menjadi tulang punggung konektivitas digital nasional, dan upaya cepat dalam menanggapi gangguan menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjaga jaringan tetap stabil.

Telkominfrakabel bawah lautgangguanPower Feeding EquipmentCableship Navalink PolarisSulawesikeandalan jaringan

Komentar

Memuat komentar...