Telur Rebus Tahan Berapa Hari di Kulkas? Ini Jawabannya

Fajar H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Telur Rebus Tahan Berapa Hari di Kulkas? Ini Jawabannya

Gambar atau konten salah?

Telur adalah salah satu bahan makanan yang paling sering kita temui. Harganya terjangkau, cara mengolahnya pun mudah. Banyak orang memilih merebus telur karena dianggap lebih sehat. Tapi, seringkali telur rebus yang sudah matang tidak langsung habis dimakan. Sisanya lalu disimpan di dalam kulkas. Pertanyaannya, berapa lama sebenarnya telur rebus bisa bertahan di lemari pendingin?

Menurut USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat), telur rebus yang disimpan dengan benar bisa tahan hingga kurang lebih tujuh hari di dalam kulkas. Aturan ini berlaku baik untuk telur yang masih berkulit maupun yang sudah dikupas. Pendapat serupa juga disampaikan oleh dr. Raissa E. Djuanda, seorang spesialis gizi klinik. Ia menegaskan bahwa batas maksimal penyimpanan telur rebus di kulkas adalah tujuh hari. Lebih dari itu, telur sudah tidak layak dimakan karena sudah basi.

"Bisa terjadi pertumbuhan bakteri, meskipun di dalam kulkas," jelas dr. Raissa. Ia juga memperingatkan bahwa mengonsumsi telur yang sudah basi bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Gejalanya meliputi mual, muntah, diare, kram perut, hingga demam. Jadi, penting untuk selalu memeriksa kondisi telur sebelum memakannya.

Bagaimana cara mengetahui telur rebus sudah busuk? Jangan pernah mencicipinya untuk mengecek kesegaran. Cukup gunakan indra penciuman dan penglihatan Anda. Telur yang sudah rusak biasanya mengeluarkan bau menyengat, asam, atau busuk. Permukaan cangkangnya mungkin terasa berlendir atau bertepung. Jika Anda sudah mengupasnya, perhatikan bagian putih telur. Jika warnanya kehijauan atau berubah, itu bisa menjadi tanda adanya bakteri.

Agar telur rebus tetap awet, ada beberapa cara penyimpanan yang bisa dilakukan. Proses pendinginan harus segera dilakukan, maksimal dua jam setelah telur matang. Simpan telur di rak bagian dalam kulkas, bukan di pintu. Suhu di pintu kulkas kurang stabil. Untuk hasil terbaik, simpan telur rebus yang belum dikupas di dalam karton telur aslinya atau wadah kedap udara. Jangan membekukan telur rebus. Proses pembekuan akan membuat tekstur putih dan kuning telur menjadi keras serta berair, sehingga rasanya kurang enak. Sebaiknya, kupas telur hanya saat Anda akan memakannya atau mengolahnya lebih lanjut.

Lalu, apa saja manfaat makan telur rebus? Menurut laman WebMD, satu butir telur rebus mengandung sekitar 77 kalori. Di dalamnya terdapat 6 gram protein berkualitas tinggi, 5 gram lemak, 1,6 gram lemak jenuh, serta zat besi, vitamin, mineral, dan karotenoid. Cara memasak telur memang memengaruhi nilai gizinya. Menggoreng telur, misalnya, akan menambah lemak jenuh. Sebaliknya, merebus telur bisa mempertahankan sebagian besar nutrisinya.

Beberapa manfaat spesifik dari telur rebus antara lain:

  • Membantu menurunkan berat badan. Telur rebus adalah sumber protein tanpa lemak yang baik. Protein memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa menambah banyak kalori. Ini sangat membantu bagi mereka yang sedang menjalani program diet.
  • Menyehatkan mata. Telur rebus mengandung lutein dan zeaxanthin. Kedua zat ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata.
  • Menyehatkan otak. Kombinasi protein dan kolin dalam telur rebus membantu mengaktifkan fungsi otak, terutama jika dikonsumsi saat sarapan.

Singkatnya, telur rebus adalah makanan praktis yang kaya nutrisi. Kuncinya ada pada cara penyimpanan. Dengan menyimpannya di kulkas tidak lebih dari seminggu dan memperhatikan tanda-tanda kebusukan, Anda bisa menikmati manfaatnya tanpa khawatir akan risiko kesehatan.

telur rebuspenyimpanan kulkasmasa simpankebusukan telurmanfaat telur rebustips penyimpanankandungan gizi

Komentar

Memuat komentar...