Thomas Cup 2026: Indonesia Gagal Lolos Grup, Satu Kemenangan

Maya K. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Thomas Cup 2026: Indonesia Gagal Lolos Grup, Satu Kemenangan

Gambar atau konten salah?

Thomas Cup 2026 menandai sejarah pahit bagi Tim Merah Putih ketika Indonesia gagal lolos dari fase grup. Untuk pertama kalinya, tim putra tidak dapat keluar dari penyisihan grup.

Di Grup D, laga terakhir menandai kekalahan 1-4 melawan Prancis. Pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri berhasil menutup pertandingan dengan satu kemenangan, namun skor 1-4 menandai akhir perjalanan Indonesia.

Ketiga pemain tunggal putra—Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting—tidak dapat mencetak poin dalam tiga partai awal. Keempat, pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Mohammad Reza Pahlevi Isfahani juga gagal membawa kemenangan.

Jumlah kemenangan satu saja tidak cukup. Untuk tetap berpeluang lolos, Indonesia harus meraih minimal dua kemenangan di grup. Kegagalan ini menambah catatan buruk dalam sejarah Thomas Cup, ajang yang selama ini dianggap sebagai salah satu kekuatan bulu tangkis dunia.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Liem Swie King, mengungkapkan kesedihannya. “Respon saya yang pertama sedih,” kata Liem kepada 29 April 2026 saat ditanya soal kegagalan Timnas Putra Indonesia.

Ia menegaskan bahwa ia terus memantau perkembangan pemain Indonesia, termasuk saat menghadapi Prancis. “Yang perlu di perbaiki hanya satu. Latihan, latihan dan latihan yang lebih keras lagi,” ujarnya, menekankan perlunya evaluasi menyeluruh.

Hasil ini menjadi pengingat bagi Indonesia bahwa persaingan di Thomas Cup semakin ketat. Kemenangan satu saja tidak cukup; tim harus meningkatkan konsistensi dan ketahanan mental untuk menembus fase berikutnya.

Thomas Cup 2026IndonesiaGagal lolos grupPrancisBulu tangkisLiem Swie KingLatihanKetahanan mental

Komentar

Memuat komentar...