Tol Sentul‑Sekarawang: 60 km, Rp34,75 triliun, lelang
Gambar atau konten salah?
Jalan tol baru bernama Sentul Selatan‑Karawang Barat sedang dipersiapkan untuk menghubungkan wilayah Bogor langsung ke Karawang. Proyek ini menelan investasi sebesar Rp 34,75 triliun dan telah memasuki tahap lelang.
Menurut data Simpul Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Kementerian Pekerjaan Umum, tol ini memiliki panjang sekitar 60,36 kilometer dari Sentul Selatan sampai Karawang Barat. Rencananya, jalur tol akan menghubungkan Sentul Junction dan Karawang Junction.
Di Jalan Tol Sentul Selatan‑Karawang Barat terdapat 3 persimpangan yang menghubungkan Tol Bogor Ring Road, Jalan Tol Jakarta‑Cikampek Selatan, dan Jalan Tol Jakarta‑Cikampek eksisting,
tulisan detail proyek tersebut, dikutip Minggu (10 Mei 2026).
Berdasarkan rincian teknisnya, indikasi nilai investasi untuk pembangunan tol ini mencapai Rp 34,75 triliun dengan masa konsesi 40 tahun. Proyek ini akan dijalankan dengan struktur kontrak Design Build Finance Operational Maintenance Transfer (DBFOMT). Pengembalian investasi dilakukan melalui mekanisme user charge atau tarif tol.
Kementerian Pekerjaan Umum berperan sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (PJPK). Sementara itu, dukungan jaminan pemerintah direncanakan diusulkan melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).
Jalan tol ini dirancang memiliki konfigurasi empat jalur dua arah (4x2). Dengan adanya persimpangan yang terhubung langsung ke tol eksisting, proyek ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas antara Bogor, Karawang, dan Jakarta.
Secara keseluruhan, proyek tol Sentul Selatan‑Karawang Barat merupakan langkah penting dalam memperluas jaringan tol di wilayah Jabodetabek, sekaligus menambah pilihan transportasi bagi penduduk dan pelaku ekonomi di daerah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
