Trump Ancam Tarif Inggris Jika Pajak Digital Dicabut

Kartika D. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 109 dibaca
Bisik.id
Trump Ancam Tarif Inggris Jika Pajak Digital Dicabut

Gambar atau konten salah?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan mengenakan tarif impor tinggi ke Inggris jika pajak layanan digital bagi perusahaan teknologi asal AS tidak dicabut. Ia menegaskan hal ini pada pernyataan di Oval Office, Kamis, 26 April 2026.

Menurut Trump, Inggris telah menerapkan pajak digital sejak 2020. Pajak ini memungut 2% dari pendapatan mesin pencari, media sosial, dan marketplace online yang meraup keuntungan dari pengguna di Inggris. Perusahaan besar seperti Google (Alphabet), Meta, dan Apple menjadi sasaran.

“Kami sudah memantau hal itu. Kami bisa membalasnya dengan sangat mudah, hanya mengenakan saja tarif besar untuk Inggris. Jadi, sebaiknya mereka hati-hati,” ujar Trump. Ia menegaskan bahwa tarif impor besar akan dikenakan jika tuntutannya tidak dipenuhi.

“Kalau mereka tidak mencabut pajak itu, kami kemungkinan besar akan mengenakan tarif besar pada Inggris,” tambahnya. Trump tidak menjelaskan besaran tarif yang akan diterapkan.

Di sisi Inggris, pemerintah di bawah Partai Buruh menilai pajak ini sebagai mesin uang penting. Pajak digital berhasil menyumbang pendapatan hingga £800 juta pada tahun fiskal 2024‑2025. Kebijakan tersebut tetap tidak berubah meski AS dan Inggris menandatangani perjanjian dagang pada Mei 2025.

Trump menyatakan bahwa kesepakatan dalam perjanjian tersebut bisa diubah pada awal bulan ini. Ia menilai bahwa perubahan bisa mempengaruhi hubungan perdagangan kedua negara.

Situasi ini menyoroti ketegangan antara kebijakan fiskal domestik dan hubungan perdagangan internasional. Penerapan tarif impor sebagai balasan menunjukkan bahwa kebijakan pajak digital menjadi isu utama dalam negosiasi antara dua negara besar.

Donald TrumpTarif imporPajak digitalInggrisGoogleMetaApplePerjanjian dagang

Komentar

Memuat komentar...