Trump dan Delegasi Teknologi Kunjungi China, Bahas Dagang & AI

Guntur P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 138 dibaca
Bisik.id
Trump dan Delegasi Teknologi Kunjungi China, Bahas Dagang & AI

Gambar atau konten salah?

Sejumlah petinggi perusahaan teknologi dan keuangan Amerika Serikat akan ikut mendampingi Presiden AS Donald Trump dalam kunjungan kenegaraannya ke China pekan ini.

Delegasi bisnis tersebut akan menjadi bagian dari pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Perkiraan topik diskusi meliputi perdagangan, kecerdasan buatan (AI), kontrol ekspor, Taiwan, dan konflik di Iran.

Nama-nama besar yang masuk rombongan antara lain CEO Tesla sekaligus SpaceX Elon Musk dan CEO Apple Tim Cook.

Delegasi juga diisi eksekutif papan atas dari sektor keuangan dan industri teknologi Amerika, seperti:

  • Goldman Sachs – David Solomon
  • Blackstone – Stephen Schwarzman
  • BlackRock – Larry Fink
  • Citigroup – Jane Fraser
  • Meta – Dina Powell McCormick
  • Boeing
  • Cisco
  • Visa
  • Mastercard
  • Qualcomm
  • Micron

Kunjungan Trump ke China dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Mei 2024.

Pemerintah China berharap lawatan tersebut dapat membuka jalan bagi sejumlah kesepakatan dagang baru antara kedua negara.

Konflik Iran diperkirakan menjadi salah satu topik utama pembahasan. China diketahui merupakan pembeli minyak terbesar Iran, sementara Trump meminta Beijing membantu membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

CEO NVIDIA Jensen Huang dilaporkan tidak ikut dalam rombongan tersebut meski sebelumnya menyatakan siap bergabung apabila mendapat undangan resmi.

“Saya rasa sangat penting untuk melihat adanya keterlibatan dialog antara kedua negara adidaya ekonomi tersebut. Kita semua membutuhkan terjadinya keterlibatan itu,” kata Jane Fraser dari Citigroup.

Delegasi ini mencakup eksekutif dari perusahaan-perusahaan terbesar di dunia, menunjukkan pentingnya hubungan ekonomi antara AS dan China.

Pertemuan tingkat tinggi ini diharapkan membahas kebijakan perdagangan, regulasi AI, kontrol ekspor, serta isu-isu geopolitik seperti Taiwan dan Iran.

Pemerintah China berharap lawatan ini membuka jalan bagi kesepakatan dagang baru, memperkuat aliansi ekonomi kedua negara.

Trump meminta Beijing membantu membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, tempat penting bagi perdagangan minyak Iran.

CEO NVIDIA Jensen Huang tidak ikut, meski sebelumnya menyatakan kesiapan bergabung bila diundang.

Jane Fraser menegaskan pentingnya dialog antara dua negara adidaya ekonomi.

Delegasi ini menandai upaya kedua negara untuk menyeimbangkan hubungan strategis di tengah ketegangan regional, meski belum ada keputusan akhir.

TrumpChinaXi Jinpingperdagangankecerdasan buatankontrol eksporTaiwanIran

Komentar

Memuat komentar...