Trump Hadiri Jamuan Beijing, Fokus Hubungan Dagang AS‑Tiongkok

Tika M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Trump Hadiri Jamuan Beijing, Fokus Hubungan Dagang AS‑Tiongkok

Gambar atau konten salah?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tiba di Beijing pada 13 Mei 2023 setelah berangkat dari Washington DC pada 12 Mei 2023. Sesampainya di ibu kota Tiongkok, ia disambut oleh Presiden Xi Jinping dalam sebuah jamuan makan malam di Great Hall of the People pada 14 Mei 2023.

Acara tersebut dirancang untuk mempererat hubungan perdagangan antara kedua negara, meski masih ada potensi ketegangan terkait Taiwan dan Iran. Trump dan Xi duduk bersebelahan saat makan malam, sementara beberapa tokoh teknologi Amerika—Elon Musk (Tesla), Tim Cook (Apple), dan Jensen Huang (Nvidia)—juga hadir.

Menu yang disajikan menampilkan hidangan khas Beijing. Sup tomat dengan lobster, Crispy Beef Ribs, bebek panggang khas Beijing, tumisan sayuran musiman, salmon dengan saus mustard, pork bun, pastry berbentuk cangkang terompet, dan tiramisu menjadi pilihan utama. Beberapa hidangan, seperti bebek Peking dan mie gandum, diberi taburan pasta kedelai, menonjolkan cita rasa lokal. Chef menyesuaikan menu dengan selera Trump, yang dikenal menyukai steak matang sempurna.

Meja makan dihias dengan dekorasi khusus: pepohonan hijau miniatur, danau kecil berisi angsa, serta replika bangunan ikonik Tiongkok dalam ukuran mini. Dekorasi ini menambah nuansa tradisional dan elegan pada suasana malam.

Sejak dimulainya acara, Trump menyampaikan pidato singkat. Ia menegaskan, "Restoran China di Amerika saat ini jumlahnya melebihi lima jaringan makanan cepat saji terbesar di Amerika Serikat, jika digabungkan. Itu pernyataan yang cukup besar." Pidato tersebut menyoroti hubungan kuliner sebagai salah satu jembatan budaya antara dua negara.

Xi Jinping, dalam pidatonya, menekankan pentingnya hubungan bilateral. Ia berkata, "Kami berdua percaya bahwa hubungan Tiongkok‑AS adalah hubungan bilateral terpenting di dunia. Kita harus membuatnya berhasil dan jangan pernah mengacaukannya." Pernyataan tersebut mencerminkan tekad kedua pemimpin untuk menjaga stabilitas dan kemitraan strategis.

Acara malam ini juga menandai upaya kedua negara untuk mengatasi ketegangan perdagangan dan diplomasi. Trump mengajak Xi untuk meninjau kembali kebijakan perdagangan, sementara Xi menekankan pentingnya dialog terbuka. Kehadiran para pemimpin teknologi menambah dimensi modern pada pertemuan, menandakan bahwa inovasi dan investasi tetap menjadi fokus utama.

Secara keseluruhan, pertemuan ini menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan ekonomi dan budaya. Meskipun masih ada tantangan, langkah-langkah yang diambil menunjukkan adanya keinginan bersama untuk menjaga stabilitas dan kemitraan yang saling menguntungkan.

Donald TrumpXi JinpingPerdagangan Tiongkok‑ASHubungan bilateralTeknologiInovasiMakanan tradisional

Komentar

Memuat komentar...