Trump Kesehatan Baik, Perlu Turunkan Berat Badan Tahun 2026

Rudi H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
Trump Kesehatan Baik, Perlu Turunkan Berat Badan Tahun 2026

Gambar atau konten salah?

Gedung Putih mengumumkan hasil pemeriksaan fisik tahunan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada 30 Mei 2026. Dokter kesehatan Gedung Putih, Dr. Sean Barbabella, menyatakan bahwa Trump berada dalam kondisi baik dan sehat.

Dalam surat resmi yang dikutip, Dr. Barbabella menulis: “Presiden Trump tetap dalam kondisi kesehatan yang sangat baik, menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, neurologis, dan fisik secara keseluruhan yang kuat.

Ia menambahkan bahwa kinerja kognitif dan fisik Trump sangat baik. “Kinerja kognitif dan fisik sangat baik. Ia sepenuhnya layak untuk menjalankan semua tugas Panglima Tertinggi dan Kepala Negara.

Walaupun hasilnya positif, dokter tetap memberikan catatan khusus. Trump dianjurkan memperbaiki pola hidupnya, termasuk diet dan aktivitas fisik. Dokter menekankan pentingnya menurunkan berat badan dan menjaga kebugaran.

Catatan medis terbaru menunjukkan bahwa Trump memiliki tinggi badan sekitar 190 cm dan berat badan mencapai 107,9 kg. Angka ini menunjukkan kenaikan berat badan yang signifikan dibandingkan hasil sebelumnya. Pada April 2025, berat badan Trump masih sekitar 101,6 kg.

Selain masalah berat badan, laporan medis menyoroti kondisi kaki dan pergelangan kaki yang sempat membengkak. Pihak Gedung Putih menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh insufisiensi vena kronis. “Terdapat sedikit pembengkakan pada kaki bagian bawah, dengan perbaikan dibandingkan tahun lalu.

Trump sempat disarankan memakai kaus kaki kompresi untuk meredakannya, namun ia merasa tidak nyaman. Dokter kepresidenan menilai pembengkakan tersebut telah membaik dibandingkan tahun sebelumnya.

Analisis elektrokardiogram (EKG) berbasis kecerdasan buatan (AI) mengungkap fakta menarik: usia jantung Trump terdeteksi jauh lebih muda daripada usia kronologisnya. “Analisis elektrokardiogram (EKG) yang ditingkatkan AI memperkirakan usia jantungnya, sekitar 14 tahun lebih muda dari usia kronologisnya.

Trump juga berhasil meraih skor sempurna, yaitu 30 dari 30, dalam Tes Penilaian Kognitif Montreal untuk menyaring risiko demensia dini.

Namun, dokter menyoroti kebiasaan minum obat Trump. Sang presiden diketahui mengonsumsi aspirin dosis tinggi, yakni 325 mg, jauh di atas rekomendasi dokter untuk pencegahan yang biasanya hanya 81 mg per hari. Dosis tinggi ini berisiko meningkatkan pendarahan dan memicu munculnya memar-memar yang sering terlihat di tangan Trump.

Trump mengungkapkan pandangannya tentang penggunaan aspirin: “Mereka mengatakan aspirin baik untuk mengencerkan darah, dan saya tidak ingin darah kental mengalir melalui jantung saya,” kata Trump saat diwawancara Wall Street Journal. “Saya ingin darah yang encer mengalir melalui jantung saya. Mereka lebih suka saya mengonsumsi dosis yang lebih kecil. Saya mengonsumsi dosis yang lebih besar, tetapi saya telah melakukannya selama bertahun-tahun, dan yang terjadi adalah, itu menyebabkan memar,” bebernya.

Video singkat yang menampilkan penjelasan dokter tentang vitalitas kardiovaskular Trump dapat diakses melalui Video.

Secara keseluruhan, pemeriksaan fisik menegaskan bahwa Donald Trump masih dalam kondisi kesehatan yang memadai untuk menjalankan tugas kepresidenan. Namun, rekomendasi dokter menekankan perlunya perubahan gaya hidup, penurunan berat badan, dan penyesuaian dosis aspirin untuk mengurangi risiko komplikasi kesehatan jangka panjang.

Presiden TrumpKesehatan fisikBerat badanPembengkakan kakiAnalisis EKG AIDosis aspirinKinerja kognitifGaya hidup

Komentar

Memuat komentar...