Trump Terima Proposal 10 Poin Iran, Negosiasi Damai
Gambar atau konten salah?
08 April 2026 – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa ia telah menerima proposal 10 poin dari Iran. Pernyataan ini diunggah melalui akun media sosial pribadinya.
Trump menegaskan bahwa proposal tersebut berpotensi menjadi dasar yang dapat diandalkan untuk negosiasi damai. Ia berkata, “Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran dan saya yakin ini dapat menjadi dasar yang dapat diandalkan untuk negosiasi.”
Proposal Iran mencakup tuntutan strategis yang luas. Di antaranya, penarikan pasukan militer AS dari kawasan, pencabutan sanksi ekonomi, kompensasi atas kerusakan akibat konflik, dan pengakuan atas kendali Iran terhadap Selat Hormuz. Berikut rincian poin-poin utama:
- Komitmen AS untuk menjamin prinsip non-agresi
- Pengakuan atas kontrol Iran terhadap Selat Hormuz
- Penerimaan hak Iran dalam pengayaan uranium
- Pencabutan seluruh sanksi utama
- Penghapusan sanksi sekunder
- Pengakhiran resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Iran
- Pengakhiran resolusi Dewan Gubernur IAEA
- Pembayaran kompensasi atas kerusakan yang dialami Iran
- Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan
- Penghentian konflik di seluruh front, termasuk di Lebanon
Secara historis, Trump telah menangguhkan rencana serangan terhadap Iran selama dua pekan, dengan syarat Iran membuka akses di Selat Hormuz. Langkah tersebut dianggap memberi ruang bagi tercapainya kesepakatan damai.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun X Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa sejumlah tujuan militer telah tercapai. Ia menambahkan, “Kami telah memenuhi dan bahkan melampaui semua tujuan militer, serta sudah sangat dekat dengan tercapainya kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah.”
Perkembangan ini membuka peluang baru untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Meskipun proses negosiasi masih akan menentukan arah akhir dari kesepakatan tersebut, langkah ini menandai upaya serius kedua belah pihak untuk mencapai perdamaian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
