Turis China Dirampok Bersenjata di Mexico City
Gambar atau konten salah?
Pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City baru saja berlangsung, tapi euforia itu berubah cepat menjadi mimpi buruk bagi dua wisatawan asal Tiongkok. Wang Kun dan Li Zhe, begitu nama mereka, baru saja tiba di ibu kota Meksiko pada 10 Juni lalu. Mereka datang untuk menonton pertandingan pembuka—Meksiko melawan Afrika Selatan yang berakhir 2-0 pada 11 Juni—tapi malah jadi korban perampokan bersenjata.
Kejadiannya persis setelah mereka mendarat. Dalam perjalanan dari Bandara Internasional Benito Juárez menuju pusat kota, kendaraan yang mereka tumpangi dihadang. Dua pria bertopeng dan memakai helm menghentikan laju mobil mereka. Salah satu pelaku langsung menodongkan pistol ke kepala Wang. "Saya baru mengalami perampokan pertama kali seumur hidup, dan itu terjadi di bawah todongan pistol," kata Wang dalam video yang diunggahnya di Facebook. Ia menggambarkan betapa mencekamnya saat senjata diarahkan tepat ke kepalanya.
Para perampok tidak main-main. Mereka menggasak paspor, koper, laptop, uang tunai, dan jam tangan mewah milik kedua korban. Semua barang berharga lenyap dalam hitungan menit. Kedutaan Besar Tiongkok di Meksiko langsung bereaksi. Dalam pernyataan resmi yang diposting di akun WeChat mereka pada 12 Juni, kedutaan mengkonfirmasi perampokan itu dan menyatakan keberatan keras kepada pihak berwenang Meksiko. Mereka mendesak agar pelaku segera ditangkap dan langkah konkret diambil untuk melindungi warga negara Tiongkok di sana.
Kedutaan juga mengeluarkan imbauan kepada warga Tiongkok yang bepergian ke Meksiko. Jangan membawa uang tunai dalam jumlah besar, perhiasan, atau barang berharga lainnya. Tetap waspada, kata mereka, karena situasi bisa berubah kapan saja. Pada 13 Juni, kedutaan mengeluarkan pernyataan lanjutan. Salah satu dari dua tersangka perampokan sudah ditangkap oleh pihak berwenang Meksiko.
Peristiwa ini terjadi di tengah keramaian suporter yang memadati Mexico City. Ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan tuan rumah menang 2-0. Tapi bagi Wang dan Li Zhe, kenangan pertama mereka tentang kota itu bukanlah gol atau sorak-sorai—melainkan todongan pistol dan barang-barang yang dirampas. Sebuah pengingat bahwa di balik kemeriahan pesta sepak bola, keamanan tetap jadi soal yang tidak bisa dianggap enteng.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
60 UMKM Betawi-Pecinan siap jajaki malam di Glodok
Lima Pemeras Wisata di Bukit Lamreh Diciduk, Satu Positif Sabu
Bandara Maumere Ditutup Akibat Erupsi Gunung Lewotobi
Pria Berkebaya Hitam di Kirab Suro Mangkunegaran, Izin Dipalsukan
Timnas Iran Protes FIFA atas Pembatasan Perjalanan 2026
Hotel Borobudur Gelar Discover Betawi untuk HUT 499 Jakarta
Berita Terbaru
Turis China Dirampok Bersenjata di Mexico City
Cedera Hamstring Raphinha, Brasil Khawatir di Piala Dunia
Dokter Bantah Mitos Mata Kedutan, Sebut Penyebabnya Karena Lelah
Richards: Bicara Juara Piala Dunia 2026 Tak Berlebihan
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Doktor untuk Dosen 2026
Vespa Amazing Ride 2026: Touring Jawa-Bali Kampanye Bayar Pajak Digital
Cerita Rolivia Cuci Darah di Usia 21 Viral, Ini Penyebabnya
Tyranno X Meluncur di PRJ, Bawa Fitur Mobil ke Motor Listrik
Maroko Cetak Rekor Operan, Kalahkan Skotlandia 1-0
