Uji Coba Skybridge Bandung untuk Akses Kereta Cepat Whoosh
Gambar atau konten salah?
Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung), telah melakukan uji coba pengoperasian skybridge Bandung. Ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penumpang Kereta Cepat Whoosh yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Api (KA) Feeder.
Uji coba ini diadakan untuk mengantisipasi kemungkinan penumpukan penumpang menjelang Angkutan Lebaran pada tahun 2026. Sebelumnya, penumpang KA Feeder menggunakan akses yang sama dengan penumpang KA Jarak Jauh. Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung, Endang Setiawan, menyatakan bahwa tujuan dari uji coba ini adalah untuk memperlancar pergerakan penumpang agar tidak terpusat di satu titik.
"Penggunaan skybridge ini dinilai lebih efektif dan efisien karena jarak yang harus ditempuh penumpang menuju KA Feeder menjadi lebih dekat," ujar Endang dalam keterangan tertulis pada tanggal 12 Maret 2026.
Endang juga menjelaskan bahwa mulai tanggal 10 Maret 2026, aktivitas penumpang KA Feeder akan dialihkan ke Hall Feeder Kereta Cepat yang terletak di bagian timur Stasiun Bandung. Dia mengingatkan penumpang untuk menyesuaikan akses naik turun serta ruang tunggu penumpang di masa mendatang dan tidak datang terlalu dekat dengan waktu keberangkatan kereta.
Uji coba ini juga berfungsi sebagai evaluasi untuk menghadapi Masa Angkutan Lebaran 2026, di mana jumlah penumpang diperkirakan akan meningkat. DJKA berkomitmen untuk terus meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang kereta, serta mewujudkan transportasi yang lebih inklusif bagi masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor 081214867813.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
