United Kembali ke Newark karena Ancaman Bluetooth 'Bomb'
Gambar atau konten salah?
United Airlines mengumumkan bahwa pesawat Boeing 767 yang melintasi Newark Liberty International Airport ke Palma de Mallorca harus berbalik kembali ke New Jersey karena ancaman keamanan. Penerbangan itu berangkat pada 30 Mei 2026 pukul 18.00 waktu setempat, namun mendarat kembali di Newark pukul 21.37. Maskapai menyatakan pesawat tersebut membawa 190 penumpang dan 12 awak kabin.
Menurut rekaman audio Air Traffic Control (ATC), pesawat langsung diperiksa oleh pihak keamanan bandara. Seorang penumpang menamai perangkat Bluetooth mereka dengan kata tertentu yang terdiri dari empat huruf. “Ada petugas keamanan di luar sana. Seseorang membawa speaker Bluetooth dan mereka menamainya dengan kata tertentu yang terdiri dari empat huruf,” rekaman tersebut terdengar. “Jadi mereka harus memeriksa seluruh pesawat, termasuk area kargo, dan para penumpang harus dievakuasi,” lanjut rekaman itu.
Seluruh penumpang dievakuasi saat pesawat diperiksa oleh polisi Otoritas Pelabuhan. Setelah pemeriksaan, penumpang dievaluasi ulang oleh TSA, Bea Cukai, dan Patroli Perbatasan sebelum kembali naik ke pesawat. Penumpang kemudian terbang menaiki pesawat pengganti yang dilengkapi dengan awak baru. Penerbangan pengganti itu berangkat pada 31 Mei 2026 pagi dan mendarat di Palma de Mallorca pada sore hari.
United Airlines menolak memberikan detail spesifik tentang penyebab insiden. Namun, sebuah postingan penumpang di media sosial mengungkapkan bahwa awak kabin sempat meminta penumpang mematikan semua perangkat Bluetooth, namun dua perangkat tetap aktif. Satu pengguna Reddit yang berada di penerbangan itu melaporkan bahwa awak kabin berkata, “Lelucon kecil ini merugikan semua orang.”
Rekaman audio tidak secara eksplisit menyebutkan kata dengan empat huruf yang dimaksud. Namun, reaksi awak kabin dan pihak keamanan menunjukkan kemungkinan kata tersebut berkaitan dengan “bomb”. Insiden ini menjadi pengingat bagi penumpang pesawat terbang untuk tidak menggunakan nama Wi‑Fi atau Bluetooth yang dapat menimbulkan kecurigaan.
Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Kejadian ini menegaskan pentingnya prosedur keamanan yang ketat dan kewaspadaan terhadap potensi ancaman, sekaligus menyoroti perlunya kesadaran penumpang dalam memilih nama perangkat yang tidak menimbulkan kebingungan bagi petugas keamanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
