US Amankan Empat Spesies Alien dari Debu UFO, Klaim Puthoff
Gambar atau konten salah?
Di Jakarta, seorang mantan peneliti pemerintah yang pernah menerima dana dari CIA mengklaim bahwa Amerika Serikat telah mengamankan empat spesies makhluk luar angkasa dari puing‑puing UFO yang jatuh. Dr. Hal Puthoff, yang pernah menjadi penasihat Program Aplikasi Sistem Senjata Luar Angkasa Lanjutan dan peneliti yang didanai CIA, mengangkat tuduhan tersebut bersama sutradara film “Age of Disclosure”, Dan Farrah, dalam podcast The Diary of a CEO yang dipandu oleh Steve Bartlett.
“Orang-orang yang pernah terlibat dalam proses evakuasi mengatakan bahwa setidaknya ada empat jenis (alien). Empat jenis yang terpisah,” kata Puthoff, yang berusia 89 tahun. Ia menambahkan, “Saat ini saya memang belum memiliki akses langsung ke sana, tapi saya memercayai orang-orang yang berbicara dengan saya, ada empat jenis kehidupan yang berbeda.”
Puthoff tidak menjelaskan lebih lanjut tentang spesies yang dimaksud. Namun, Dr. Eric Davis, mantan rekan di Program Aplikasi Sistem Senjata Lanjutan, menyatakan pada tahun lalu bahwa makhluk yang dievakuasi dari puing‑puing UFO disebut Grays, Nordics, Insectoids, dan Reptilians.
Menurut Davis, setiap spesies memiliki dua lengan dan dua kaki serta penampilan menyerupai manusia. Ia juga mengutip laporan intelijen tentang ukuran tubuh. “Baik spesies Reptilians maupun Nordics ukuran tubuhnya seukuran manusia, dengan tinggi sekitar 1,8 meter,” ujarnya dalam pertemuan UAP Disclosure Fund pada 2025, yang dihadiri anggota Kongres Nancy Mace, Anna Paulina Luna, dan Eric Burlison.
Nordics digambarkan sebagai ras makhluk yang sangat mirip manusia, meski berasal dari planet yang sangat jauh. Mereka menyerupai penduduk Eropa Utara di Bumi. Reptilians, di sisi lain, memiliki sisik mirip kadal, anggota tubuh menyerupai manusia, dan ekor panjang, berjalan tegak. Grays dikenal sebagai makhluk bertubuh kecil, bermata sangat besar, dan tidak berbulu, sering muncul dalam film fiksi ilmiah seperti “Close Encounters of the Third Kind.” Insectoids adalah humanoid yang menyerupai serangga, kadang disebut Mantids karena bentuknya mirip belalang sembah.
Di sisi lain, David Grusch, mantan perwira Intelijen Angkatan Udara dan anggota UAP Task Force, telah bersaksi di bawah sumpah di Kongres pada 2023 bahwa AS memiliki materi biologis non‑manusia yang dievakuasi dari puluhan UFO yang jatuh.
Kesaksian ini didasarkan pada narasi para anggota yang diduga terlibat dalam program pemulihan bangkai pesawat rahasia. Narasi tersebut diungkap dalam film dokumenter karya Farrah berjudul “Age of Disclosure,” yang tayang perdana pada Maret 2025. Farrah mengaku telah berbicara secara off‑record dengan beberapa orang yang terlibat. “Saya telah berbicara off the record dengan beberapa orang yang terlibat dalam proses pemulihan tersebut. Mereka tak mau tampil di depan kamera untuk wawancara,” ungkapnya. Salah satu orang, yang awalnya diperkirakan bersedia, mengirim pesan: “Setelah pertimbangan lebih lanjut dan diskusi panjang dengan istri, saya merasa akan mengorbankan nyawa jika saya ikut serta dalam wawancara Anda.”
Berbagai klaim ini menimbulkan perdebatan di kalangan peneliti dan publik. Meski tidak ada bukti fisik yang dapat diverifikasi secara independen, pernyataan tersebut menambah spekulasi tentang keberadaan makhluk asing yang mungkin pernah berada di Bumi. Keempat spesies yang disebutkan—Grays, Nordics, Insectoids, dan Reptilians—menjadi fokus utama bagi para pengamat UFO, meski masih belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
