Vasektomi vs Kebiri: Perbedaan Tujuan dan Dampak Tubuh
Gambar atau konten salah?
Vasektomi dan kebiri seringkali dianggap sama oleh banyak orang. Padahal, keduanya memiliki tujuan, prosedur, dan dampak tubuh yang berbeda. Kesalahpahaman ini membuat banyak orang belum memahami sepenuhnya arti dari masing-masing istilah.
Menurut pakar, penting untuk mengetahui perbedaan mendasar antara vasektomi sebagai metode kontrasepsi dan kebiri yang berkaitan dengan penurunan fungsi hormon. Dokter spesialis urologi, dr Nur Rasyid, SpU, menjelaskan bahwa kekhawatiran tersebut muncul karena kurangnya pemahaman tentang anatomi reproduksi pria.
“Vasektomi itu bukan kebiri,” ujar dr Nur Rasyid. Ia menegaskan bahwa vasektomi hanya melakukan penutupan pada saluran spermatozoa, bukan membuang atau merusak organ penghasil hormon pria (testis). Pada prosedur vasektomi, “pabrik” atau testis tetap ada dan berfungsi normal, hanya jalur keluarnya saja yang dihambat agar bibit anak atau spermatozoa tidak bercampur dengan cairan mani.
Sementara itu, kebiri, baik secara bedah maupun kimiawi, bertujuan untuk menghilangkan atau menekan fungsi testis secara total. Jika testis diangkat atau fungsinya dimatikan, maka produksi hormon testosteron akan berhenti. Hal inilah yang menyebabkan perubahan signifikan seperti hilangnya gairah seksual (libido), perubahan fisik, hingga hilangnya kemampuan ereksi.
“Pada vasektomi, gairah seksual pria tidak akan hilang karena hormon tetap mengalir dengan baik.” Hormon testosteron itu dihasilkan di testis, tetapi disalurkan melalui darah. Jadi lewat jalurnya darah. Jadi tidak terpengaruh oleh saluran spermatozoa yang ditutup,” tegasnya. Artinya, pria yang divasektomi tetap memiliki kejantanan yang ‘utuh’ karena penghasil hormonnya tidak diganggu sedikit pun.
Selain itu, dalam prosedur kebiri, seluruh fungsi reproduksi dan hormonal akan mati. Sedangkan pada vasektomi, pria tetap bisa ejakulasi dengan normal saat orgasme, hanya saja cairannya tidak lagi mengandung sperma.
Dari penjelasan tersebut, dapat dilihat bahwa vasektomi tidak memengaruhi produksi hormon dan kejantanan, sementara kebiri secara efektif menghentikan fungsi hormon pria.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran Hebat di Belawan, Puluhan Perkapalan Nelayan Terbakar
Delegasi UNDP dan Swiss Tinjau Program Hijau Siak
Juru Parkir Gagalkan Curian Rp 3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
Ginjal Rusak Diam-diam: Waspada 4 Tanda Ini pada Diabetes
PDIP Sindir Balik Golkar Soal Listrik Padam
Piala Dunia 2026: Antara Hiburan dan Jerat Judi
Berita Terbaru
Aktor 'Preman Pensiun' Cuk Nugroho Meninggal di Usia 50 Tahun
Frisian Flag Gelar Acara Edukatif di Surabaya, Sambut Antusiasme Keluarga
IHSG Naik Tipis di Tengah Aksi Jual Asing Rp 3,19 Triliun
Aturan Baru FIFA: Kartu Merah Pertama Untuk Pembicara Bertutup Mulut
Buford Akui Boros Bola, Janji Pelita Jaya Lebih Rapi di Game 2 IBL
Nasi Ayam Saus Kacang, Makanan Favorit Bintang Muda Spanyol
Rumor Beredar: Malut United dan Adhyaksa FC Berencana Ganti Nama dan Pindah Stadion
PLN Minta Maaf, Pemadaman Listrik Jawa Akibat Pasokan Batu Bara
