Viktor Axelsen Pensiun 32 Tahun, Menjadi Duta Monitor ERP

Dian P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Viktor Axelsen Pensiun 32 Tahun, Menjadi Duta Monitor ERP

Gambar atau konten salah?

Viktor Axelsen mengumumkan pensiun pada 14 April 2026 ketika ia masih berusia 32 tahun. Meskipun masih muda, ia sudah menorehkan banyak prestasi di dunia bulu tangkis.

Gelar paling gemilangnya adalah medali emas Olimpiade dua kali, pada 2020 dan 2024. Ia menambahnya dengan kemenangan di ajang internasional lain. Ketika diwawancarai di Hotel The Westin, Jakarta, pada 24 Mei 2026, ia berbagi pandangannya tentang kesuksesan.

“Saya pikir sebenarnya, memenangkan satu Olimpiade tentu saja sangat sulit, tetapi memenangkan dua kali jauh lebih sulit. Dan saya rasa yang paling saya banggakan sebenarnya adalah konsistensi sepanjang karier saya,” kata Axelsen kepada wartawan.

Ia menambahkan, “Setelah memenangkan medali emas Olimpiade pertama, saya sebenarnya mulai bermain lebih baik lagi. Jadi saya sangat konsisten dalam latihan dan kehidupan harian saya, dan di samping hasil-hasil tersebut, saya sangat bangga tentang bagaimana saya mengelola hal itu.”

Pensiun datang setelah ia lama menderita cedera punggung. Masalah itu terasa sejak lama, bahkan sebelum ia kalah mengejutkan dari Li Chun‑Yi di All‑England 2025. Karena cedera, Axelsen menepi sekitar lima bulan sebelum kembali di Hong Kong Open 2025 pada bulan September. Ia kemudian mengundurkan diri dari Kumamoto Masters 2025 dan Australia Open 2025.

Ketika cedera tidak kunjung membaik, dokter dan spesialis menyarankan agar ia fokus menjaga tubuh demi masa depan. Axelsen mengaku, “Saya sempat merasa takut sebelum Olimpiade di Paris. Saya mengalami banyak nyeri punggung. Dan kemudian, setelah Olimpiade, jelas saya menjalani operasi pada bulan April tahun lalu.”

Ia melanjutkan, “Dan setelah kembali, saya tidak benar-benar bisa kembali tanpa rasa sakit yang hebat. Jadi ketika rasa sakit itu muncul kembali setelah operasi saya, maka saya tahu akan sangat sulit untuk melanjutkan karena saya merasakan sakit yang terlalu besar.”

Setelah pensiun, Axelsen mengalihkan fokusnya ke kegiatan di luar lapangan. Ia kini menjadi duta Monitor ERP dan sering mengunjungi penggemarnya di Jakarta. Ia menekankan nilai-nilai yang sama antara dirinya dan perusahaan tersebut.

“Saya rasa dengan Monitor ERP, kami memiliki nilai‑nilai yang sama dalam hal bagaimana kami menjalani kehidupan profesional kami dan juga kehidupan di luar bisnis dan performa. Kami suka memperlakukan orang dengan baik, dan kami memperlakukan orang dengan rasa hormat,” ungkap pria tinggi 1,94 meter itu.

Ia menutup dengan optimisme, “Dan saya pikir, jika Anda melakukan itu, itu adalah cara terbaik untuk hidup dan berbisnis. Jadi saya sangat, sangat senang memiliki mitra seperti Monitor ERP bersama dengan semua mitra saya yang lain.”

Axelsen, yang telah menorehkan dua medali emas Olimpiade, kini menatap masa depan di luar lapangan. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dan manajemen diri, serta menekankan nilai hormat dalam setiap tindakan. Dengan pengalaman dan reputasinya, ia tetap menjadi figur penting dalam komunitas bulu tangkis, baik di dalam maupun di luar arena kompetisi.

Viktor AxelsenPensiunMedali Emas OlimpiadeCedera PunggungMonitor ERPBulu TangkisKonsistensi

Komentar

Memuat komentar...