Waisak 2026: Hari Raya, Tanpa Cuti Bersama, Satu Hari

Ika P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 141 dibaca
Bisik.id
Waisak 2026: Hari Raya, Tanpa Cuti Bersama, Satu Hari

Gambar atau konten salah?

Waisak 2026 akan dirayakan pada Minggu, 31 Mei 2026. Menurut SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama, hari tersebut ditetapkan sebagai libur nasional. Hal ini memberi kesempatan bagi semua orang untuk beristirahat atau beribadah sesuai keyakinan masing-masing.

Sering kali muncul pertanyaan: apakah libur Waisak 2026 juga disertai cuti bersama seperti hari besar keagamaan lainnya? Jawabannya adalah tidak. Waisak 2026 hanya berlangsung satu hari, tanpa tambahan cuti bersama sebelum atau sesudahnya.

Berikut jadwal libur yang relevan:

  • Sabtu, 30 Mei 2026: libur akhir pekan.
  • Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE).
  • Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila.

Dengan demikian, bagi yang dapat mengambil cuti pada Sabtu, 30 Mei 2026, mereka dapat menikmati libur berturut-turut selama tiga hari.

Rangkaian kegiatan Waisak 2026 akan mencapai puncaknya pada 15.44.44 WIB di Candi Borobudur. Berikut urutan acara yang direncanakan:

  • Minggu, 3 Mei 2026: Karya bakti di Taman Makam Pahlawan seluruh Indonesia.
  • Sabtu, 23 Mei 2026 dan Minggu, 24 Mei 2026: Bakti sosial pengobatan gratis.
  • Jumat, 29 Mei 2026: Pengambilan Api Dharma.
  • Sabtu, 30 Mei 2026: Pengambilan Air Berkah.
  • Minggu, 31 Mei 2026: Puncak acara perayaan Tri Suci Waisak.

Makna Waisak bagi kehidupan bermasyarakat dapat dijabarkan dalam beberapa poin penting:

  • Menebar kedamaian dan kasih sayang. Hari Waisak mengingatkan kita untuk selalu menyebarkan kedamaian dan kasih sayang, menanamkan nilai-nilai luhur dalam interaksi sehari‑hari.
  • Meningkatkan moralitas dan etika. Delapan jalan mulia yang diajarkan Buddha Gautama menjadi pedoman untuk mencapai pencerahan, menekankan kejujuran, keadilan, kesederhanaan, dan pengendalian diri.
  • Meditasi sebagai kunci pengembangan diri. Waisak menjadi momen untuk introspeksi, membantu kita memahami diri sendiri dan mengatasi kebiasaan buruk.
  • Memperkuat kerukunan antar umat beragama. Perayaan bersama umat beragama lain menegaskan pentingnya toleransi dan saling menghormati, kunci bagi masyarakat yang harmonis.

Informasi ini memberikan gambaran lengkap tentang apakah ada cuti bersama saat libur Waisak serta rincian kegiatan dan makna yang melekat pada perayaan tersebut. Semoga membantu.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program Magang Hub Bersertifikat dari Kemnaker.

Waisak 2026Libur NasionalCuti BersamaCandi BorobudurTri Suci WaisakMoralitas BuddhaKerukunan Umat

Komentar

Memuat komentar...