Wali Kota Ancam Pecat Kepala Faskes yang Tolak Pasien
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengeluarkan peringatan keras bagi para kepala puskesmas dan rumah sakit di wilayahnya. Ia mengancam akan memberhentikan pimpinan fasilitas kesehatan (faskes) yang terbukti menolak pasien yang membutuhkan pertolongan medis.
Menurut Farhan, setiap faskes wajib bersikap profesional saat melayani pasien. Ia menegaskan tidak ingin ada lagi kasus penolakan dalam pelayanan kesehatan di Kota Bandung. "Karena gini, penekanan dari kami adalah tidak boleh ada satu pun faskes di Kota Bandung yang menolak pasien. Jadi yang dikedepankan pertama kali oleh para petugas yankes (layanan kesehatan) ini adalah pelayanan," ujar Farhan pada Kamis, 09 Juli 2026.
Farhan juga mendorong tenaga kesehatan untuk memberikan layanan terbaik kepada pasien yang membutuhkan pengobatan. Ia membayangkan betapa tidak adilnya jika seseorang yang sakit parah harus berurusan dengan administrasi terlebih dahulu saat masuk rumah sakit. "Pelayanan heula, jadi para nakes ini harus memberikan, mengedepankan pelayanan dan dilanjutkan dengan penanganan. Karena sangat tidak mungkin dan tidak adil ketika ada orang dalam keadaan yang sangat parah masih dikejar-kejar dengan pertanyaan mau BPJS atau mau umum. Kan enggak adil ya, enggak boleh gitu. Jadi tangani dulu, sudah stabil baru kita masuk ke administrasi," tegasnya.
Ultimatum ini disampaikan Farhan dengan nada tegas. Jika ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang menolak pasien, ia akan langsung memecat pimpinannya. "Oh langsung saya sikat. Kalau punya Puskesmas atau RSUD maka ancamannya bisa pemberhentian. Kalau swasta yang melakukan hal itu, izinnya akan saya review," pungkasnya.
Kebijakan ini menekankan bahwa pelayanan medis harus menjadi prioritas utama, bukan administrasi. Pasien dalam kondisi darurat harus ditangani lebih dulu sebelum diminta mengurus persyaratan seperti BPJS atau pasien umum. Langkah Farhan ini bertujuan memastikan tidak ada warga Bandung yang dirugikan karena prosedur birokrasi saat membutuhkan pertolongan kesehatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ridwan Kamil Urus Status Anak Angkat di PA Bandung
Ridwan Kamil Ajukan Adopsi Arkana Pasca Cerai
DPRD Tegaskan Hanya Kaji, Bukan Ganti Nama Jabar
Balita di Ciamis Selamat, Kepala Tersangkut Kaleng Biskuit
Bansos Beras dan Minyak Goreng Cair Juli 2026, Cek Penerima di Sini
11 Galon Berisi Uang Dolar Disita dari Rumah Eks Pejabat Irak
Berita Terbaru
