Wisnus Meningkat 1,48% Sedangkan Wisnas Turun 18,85% menurut BPS
Gambar atau konten salah?
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri pada 01 April 2026. Jumlah perjalanan mencapai 644.000. Data ini menandai tren yang terus berlanjut sejak pandemi.
Pudji Ismartini, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik, mengungkapkan penurunan 18,85% secara bulanan dan 30,54% secara tahunan. Angka ini menunjukkan dampak kebijakan perjalanan.
"Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnas selama Januari hingga April 2026 mencapai 3,14 juta perjalanan atau menurun 3,49% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Pudji.
Wisnus juga turun pada 01 April 2026. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara 97,55 juta, turun 22,79% secara bulanan. Hal ini mencerminkan perubahan perilaku wisatawan.
Dibandingkan dengan 01 April 2025, penurunan mencapai 24,14%. Perbandingan menunjukkan penurunan lebih signifikan.
Namun, secara kumulatif 01 Januari 2026 sampai 30 April 2026, perjalanan wisnus meningkat 1,48% menjadi 417,06 juta. Peningkatan ini masih di bawah target pemerintah.
"Secara kumulatif, sepanjang Januari sampai April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 417,06 juta perjalanan atau meningkat sebesar 1,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian kunjungan wisnus Januari hingga April 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2021," tambah Pudji.
Ringkasnya, meski penurunan bulanan tetap terlihat, tren keseluruhan menunjukkan pertumbuhan kecil pada perjalanan domestik, sementara perjalanan internasional terus berada di bawah. Sementara itu, sektor pariwisata masih menunggu pemulihan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
