XL Smart Siap Lelang Spektrum 700 MHz & 2,6 GHz 5G Indonesia
Gambar atau konten salah?
XLSmart bersiap mengikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah ini sejalan dengan rencana perusahaan memperluas jaringan 5G di seluruh Indonesia.
Director & Chief Regulatory Officer Merza Fachys mengungkapkan bahwa XL menargetkan kedua spektrum tersebut karena dianggap strategis untuk pengembangan jaringan generasi kelima. Ia menambahkan, “Saya rasa kita semua tahu bahwa Komdigi telah mengumumkan untuk melakukan lelang untuk spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz. XLSmart tertarik untuk dapat kedua spektrum tersebut dan tentu saja kita inginkan bahwa lelang ini akan dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana.”
Merza menilai proses lelang harus sederhana dan cepat, mengingat hanya tiga operator seluler besar yang ikut serta. “Karena memang pesertanya adalah tiga operator seluler yang menurut kami sudah sangat dikenal oleh pemerintah, sehingga tidak harus melakukan banyak hal yang mungkin berbeda dengan lelang sebelumnya.”
Ia menekankan pentingnya percepatan proses agar jaringan 5G dapat segera dinikmati masyarakat pada tahun ini. Frekuensi 700 MHz dipilih karena mampu memperluas jangkauan sinyal ke daerah suburban dan pedesaan, sementara 2,6 GHz menawarkan kapasitas tinggi untuk trafik data di kota.
Di sisi keuangan, Direktur & Chief Financial Officer Antony Susilo mengakui XL masih mencatat kerugian pada tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa kerugian tersebut bersifat satu kali karena biaya integrasi jaringan pasca merger dan depresiasi perangkat lama. “Kerugian itu one time karena ada biaya integrasi jaringan dan juga biaya percepatan depresiasi.”
Antony menambahkan bahwa depresiasi dilakukan pada perangkat jaringan lama milik XL yang tidak lagi digunakan setelah merger dengan Smartfren. Meski demikian, ia menegaskan optimisme perusahaan tetap ikut lelang frekuensi strategis tersebut. “Nanti kami akan tetap ikutan, pendanaannya tentunya kita dari kas operasional.”
Perusahaan menekankan bahwa investasi dalam lelang frekuensi ini akan mendukung pemerataan jaringan 5G di Indonesia. Dengan dua spektrum yang berbeda, XL dapat menyeimbangkan cakupan luas dan kapasitas tinggi, sehingga layanan 5G menjadi lebih merata di kota dan daerah.
Kesimpulannya, XL berencana menaklukkan lelang 700 MHz dan 2,6 GHz untuk memperluas jaringan 5G, meski menghadapi kerugian satu kali akibat integrasi jaringan. Perusahaan tetap optimis, mengandalkan kas operasional untuk mendukung lelang dan mempercepat penyebaran layanan 5G di seluruh negeri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
