XL Smart Targetkan 5G Jangkau 50% Populasi RI

Surya B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 66 dibaca
Bisik.id
XL Smart Targetkan 5G Jangkau 50% Populasi RI

Gambar atau konten salah?

Operator seluler XLSmart memasang target ambisius untuk layanan jaringan 5G miliknya. Perusahaan ini berupaya agar 5G dapat menjangkau lebih dari 50% populasi Indonesia.

Pencapaian target tersebut akan dilakukan melalui perluasan layanan 5G ke 88 kota hingga akhir tahun ini. Saat ini, jaringan 5G XLSmart baru tersedia di 33 kota.

Merza Fachys, Director & Chief Regulatory Officer, menjelaskan perbedaan pendekatan XLSmart. Jaringan 5G perusahaan ini tidak hanya hadir di lokasi-lokasi tertentu, melainkan sudah menjangkau area kota/kabupaten yang lebih luas.

“Setelah 33 kota, kita akan menargetkan 88 kota selesai di tahun ini. Kalau ini berhasil di 88 kota, secara cakupan populasi itu sudah kira-kira lebih dari 50% penduduk Indonesia,” ujar Merza di XLSmart Tower, Jakarta, Jumat (13 Maret 2026).

Ia menambahkan, kehadiran 5G di area yang luas tersebut diharapkan tidak hanya dipakai untuk ponsel pintar. Area tersebut juga dihuni oleh sektor industri dan pelaku bisnis. Hal ini diyakini akan mendorong perkembangan ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Infrastruktur yang digunakan untuk membangun jaringan 5G ini memanfaatkan jaringan 4G yang sudah ada. Seluruh menara pemancar (BTS) 4G milik perusahaan secara bertahap dilengkapi teknologi 5G. Pendekatan ini membuat cakupan 5G setara dengan jangkauan jaringan 4G yang telah terbangun.

Merza menjelaskan mengenai penggunaan spektrum frekuensi. XLSmart menggunakan spektrum tersendiri untuk layanan 5G, artinya tidak digunakan bersamaan dengan 4G. XLSmart mengoperasikan total spektrum frekuensi 152 MHz untuk melayani 79,6 juta pelanggan berdasarkan laporan kuartal ketiga 2025.

Untuk layanan 5G yang menyeluruh, XLSmart secara spesifik menggunakan frekuensi 2300 MHz dengan lebar pita 40 MHz.

“Dengan merger ini spektrum kita jauh lebih efisien sehingga kita bisa atur 4G sendiri dan 5G sendiri,” kata Merza.

Menurut pandangan Merza, 5G akan mendukung kebutuhan industri dan bisnis di berbagai daerah, bukan hanya untuk penggunaan ponsel. Ekspansi 5G diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas konektivitas digital nasional.

Meskipun jaringan terus diperluas, Merza menyatakan bahwa peningkatan jumlah pengguna 5G masih sangat bergantung pada ketersediaan perangkat yang mendukung teknologi tersebut.

“Pertumbuhan pelanggan 5G tergantung handphone. Kalau belum support 5G tentu belum bisa,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap harga ponsel pintar 5G bisa menjadi lebih terjangkau agar masyarakat luas dapat memanfaatkan jaringan baru ini. XLSmart fokus menyiapkan jaringannya terlebih dahulu. Jika jaringan sudah siap, XLSmart siap melayani dengan 5G tanpa perbedaan harga, bahkan tetap terjangkau.


Ringkasan Berita

XLSmart menargetkan jaringan 5G mencakup lebih dari separuh populasi Indonesia pada akhir tahun dengan memperluas layanan ke 88 kota, dari posisi saat ini di 33 kota. Perluasan ini memanfaatkan infrastruktur 4G yang sudah ada, menggunakan frekuensi 2300 MHz secara eksklusif untuk 5G tanpa mengganggu layanan 4G. XLSmart meyakini 5G akan mendukung sektor industri dan bisnis, mendorong ekonomi. Namun, pertumbuhan pengguna 5G masih terikat pada adopsi perangkat 5G oleh konsumen.

XLSmartJaringan 5GEkspansi KotaCakupan PopulasiInfrastruktur 4GSpektrum FrekuensiPertumbuhan Pengguna

Komentar

Memuat komentar...