Yu Xia Ge Serangoon Tawarkan Mie Udang Diskon 90% di Singapura
Gambar atau konten salah?
Di tengah kenaikan harga di Singapura, banyak restoran menyesuaikan menu mereka. Peningkatan biaya bahan baku, energi, dan sewa membuat banyak tempat makan menaikkan harga dan mengurangi porsi. Pelanggan pun mulai mengeluh, memikirkan kembali kapan harus makan di luar.
Di antara tempat-tempat yang masih menawarkan harga bersahabat, Yu Xia Ge di Serangoon menjadi sorotan. Restoran ini, yang baru dibuka pada akhir Februari, memutuskan memberi diskon hampir 90 % pada menu mie udang porsi besar. Diskon ini membuat harga turun drastis, dari S$10,80 (sekitar Rp 150.700) menjadi S$1,80 (sekitar Rp 25.123).
Penawaran ini tidak sekadar potongan harga. Pelanggan harus memesan dan makan di tempat, serta hanya dapat menukarkan satu kali per orang. Syarat-syarat ini diatur agar diskon tetap dapat dijalankan tanpa menimbulkan kerugian berlebih bagi restoran.
Semangkuk mie udang ini terdiri dari mie yang disajikan bersama sayuran hijau, tauge, dan dua udang besar lengkap dengan kepala dan buntutnya. Menu ini tetap mempertahankan cita rasa tradisional meski harganya sangat terjangkau.
Menurut pemilik restoran, modal yang dikeluarkan untuk membuat mie udang ini hanya S$2,20 (sekitar Rp 30.698). Dengan modal tersebut, mie udang dijual pada harga yang jelas di bawah biaya produksi, sehingga restoran harus menanggung kerugian setiap kali menu ini terjual.
Meski demikian, restoran tetap melanjutkan penawaran ini sebagai bentuk terima kasih kepada pelanggan yang telah mendukung sejak pembukaan. Di tengah kenaikan biaya hidup, Yu Xia Ge berusaha menunjukkan dukungan kepada masyarakat sekaligus mempromosikan mie udang tradisional Singapura.
Pemilik berharap penawaran ini dapat diperpanjang hingga biaya energi dan operasional kembali ke tingkat stabil. Ia mengatakan bahwa beberapa pihak di industri ini sepakat untuk melakukan yang terbaik guna mendukung warga Singapura selama masa sulit ini.
Hasilnya, harga mie udang murah ini menarik perhatian pelanggan, membuat jumlah pengunjungnya berlipat ganda. Restoran kini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menikmati mie udang tanpa harus menguras dompet.
Dengan strategi harga yang agresif, Yu Xia Ge menunjukkan bahwa bisnis kecil masih dapat bersaing di pasar yang kompetitif, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi komunitas lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
