Zuckerberg dan Musk Diskusi Kerja Sama Tanpa Kontrak Resmi
Gambar atau konten salah?
27 Maret 2026 – Dokumen pengadilan yang dipublikasikan menampakkan percakapan teks antara Mark Zuckerberg dan Elon Musk. Percakapan ini muncul sebagai bagian dari gugatan Musk terhadap OpenAI.
Pesan-pesan tersebut dikirim pada 3 Februari 2025, saat Zuckerberg tampil di podcast Joe Rogan dan mengeluh bahwa perusahaan-perusahaan Amerika telah menjadi lemah. Pada saat itu, Musk sedang menekan pemerintah lewat Department of Government Efficiency (DOGE) untuk memangkas anggaran.
Dalam pesan pertama, Zuckerberg memuji kinerja DOGE dan menawarkan bantuan. Ia menulis:
"Sepertinya DOGE sedang membuat kemajuan. Saya telah meminta tim kami untuk siaga menghapus konten yang membocorkan informasi pribadi atau mengancam orang-orang di tim Anda. Beri tahu saya jika ada hal lain yang dapat saya lakukan untuk membantu,"
Musk merespons dengan emoji hati, lalu bertanya:
"Apakah Anda terbuka untuk ide mengajukan penawaran untuk OpenAI bersama saya dan beberapa orang lainnya?"
CEO Meta menanggapi dengan menyarankan diskusi lewat telepon. Namun, dokumen sebelumnya menunjukkan bahwa Zuckerberg tidak pernah menandatangani perjanjian untuk bergabung dengan penawaran Musk.
Walaupun percakapan ini menandai pergeseran dari persaingan lama, tidak ada kontrak resmi yang disepakati. Pertukaran pesan ini menyoroti bagaimana pemimpin teknologi terkemuka kadang beralih dari kompetisi ke potensi kerja sama, namun tanpa tanda tangan, usulan tersebut tetap bersifat spekulatif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
