Zulhas: MBG Sempurna 2026, Tambah 3 Peraturan Baru
Gambar atau konten salah?
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menegaskan bahwa pemerintah sedang memperbaiki pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Ia menekankan bahwa langkah ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menuntut program prioritas ini berjalan sempurna pada tahun 2026.
Dalam pernyataannya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 02 April 2026, Zulhas berkata, "Semakin hari ini akan semakin baik. Atas perintah Bapak Presiden, kita diminta sudah sempurna sebelum akhir tahun mudah-mudahan, mohon doa dan dukungannya." Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 155 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Zulhas, melalui peraturan tersebut Badan Gizi Nasional (BGN) dapat menindak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG yang tidak memenuhi standar mutu. Hal ini meliputi kebersihan dapur, pemilihan menu, dan distribusi kepada penerima manfaat. Ia menjelaskan, "Berdasarkan Perpres 115/2025, kita juga menyempurnakan aturan-aturan agar semua bisa tertib mengacu kepada aturan yang berlaku. Baru satu peraturan BGN yang telah ditetapkan," ia sampaikan.
Untuk penyempurnaan lebih lanjut, Zulhas mengumumkan bahwa pemerintah akan mengeluarkan tiga peraturan tambahan. Ia tidak merinci bentuknya secara detail, namun menyebut beberapa contoh. "Ini ada tiga aturan lagi. Misalnya untuk penanganan percepatan komplain. Lagi kita rapikan ini, sehingga nanti di BGN ada call center, di sini kami bikin juga nanti complain center. Sehingga pelaksanaan yang di bawah itu nanti bisa cepat," jelasnya.
Ia juga menyoroti peran satgas di berbagai tingkatan pemerintahan. "Kita akan buat peraturannya mengenai Satgas-satgas itu, ada Bupati sampai ke Camat. Ada dari Kementerian Kesehatan sampai ke Puskesmas. Semua nanti akan terlibat. Sehingga kalau ada di ujung desa, ada di ujung Kabupaten ngadu, bisa langsung kita ambil langkah-langkah untuk penanganan, cepat. Kalau bisa hari ini lapor, hari ini bisa diselesaikan. Jadi memang bertahap ini, saudara-saudara sekalian," tambahnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan lancar dan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi upaya peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Program makan bergizi gratis menjadi bagian penting dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan rakyat. Melalui regulasi yang terus diperbarui, pemerintah berupaya memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan layanan yang bersih, aman, dan berkualitas. Dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan dapat mencapai target yang telah ditetapkan, membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
