Zulhas Minta Waktu Sebulan Benahi Program Makan Bergizi Gratis
Gambar atau konten salah?
Pemerintah berencana melakukan perombakan besar-besaran terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penyelenggaraan MBG, mengungkapkan hal ini setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Zulkifli, yang akrab disapa Zulhas, menyatakan bahwa dirinya telah meminta waktu selama satu bulan kepada Presiden Prabowo Subianto. Waktu tersebut akan digunakan untuk membereskan berbagai masalah yang menghambat jalannya program MBG. "Tadi mengenai MBG akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu, satu bulan. Ya, 1 bulan lagi. 1 bulan untuk menyelesaikan, merapikan," jelas Zulhas.
Setelah proses pembersihan selesai, timnya akan menyiapkan langkah-langkah selanjutnya. Rencana tersebut akan dilaporkan kembali kepada Presiden Prabowo untuk mendapatkan keputusan apakah bisa dijalankan atau tidak. Zulhas menekankan bahwa ada banyak hal yang perlu dibenahi, terutama terkait kasus penyalahgunaan yang dilakukan oleh Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Banyak, ya. Yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi, tetapi belum ada apa SPPG-nya. Ada yang sudah membangun tapi belum ada, banyak, banyak hal, ya. Pokoknya 1 bulan ini kita akan paparkan ke Bapak Presiden untuk nanti diambil keputusan yang tepat seperti apa seharusnya," papar Zulhas.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan memberikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, dalam pelaksanaannya, muncul berbagai kendala mulai dari penyalahgunaan wewenang hingga ketidaksesuaian antara titik penerima bantuan dengan keberadaan SPPG. Pemerintah kini berupaya untuk merapikan tata kelola program ini agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Satgas PASTI Hentikan PT EVI, Investasi Hijau Ilegal Dibongkar
Menteri PU Bantah Isu Mutasi dan Surat Bocor
Kopdes Jadi Kantor Tunggal Semua Bantuan Negara
Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 per Gram Hari Ini
Dolar AS Melemah Tipis ke Rp18.058
Menteri Keuangan: Rp 3 M Per Koperasi Cukup untuk Operasional