Zulhas Tegaskan Tidak Ada Biaya Seleksi Kopdes Merah Putih

Kartika D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Zulhas Tegaskan Tidak Ada Biaya Seleksi Kopdes Merah Putih

Gambar atau konten salah?

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengingatkan publik bahwa proses seleksi untuk 35.476 posisi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih serta pegawai di Kampung Nelayan Merah Putih tidak memerlukan biaya apa pun. Ia menegaskan hal ini di Kementerian Koordinator Pangan pada Senin, 04 Mei 2026.

"Tidak ada pungutan biaya apa pun, tidak ada orang dalam, ya. Yang datang ke Kemenko minta tolong juga enggak bisa, ya. Kementerian Ibu Menpan RB juga enggak bisa. Jadi tidak ada titipan-titipan. Tidak ada bantu-membantu, enggak ada," ujar Zulhas. Ia menambahkan bahwa setiap orang yang mengklaim dapat meloloskan peserta seleksi dengan meminta uang adalah penipu. “Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporin saja ke aparat hukum atau polisi. Karena itu marak sekali itu,” tambahnya.

Minat masyarakat terhadap seleksi ini sangat tinggi. Sejauh ini, 639.732 orang telah mendaftar. Dari jumlah tersebut, 487.819 pelamar mengirimkan kelengkapan administrasi. Setelah verifikasi, 483.648 pelamar dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Seleksi kini memasuki tahap tes kompetensi yang akan berlangsung dari 03 Mei 2026 hingga 12 Mei 2026. Tes ini menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan dilaksanakan di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia. Zulhas menegaskan, “Tes ini sudah terbukti. Jadi ini sudah terbukti saudara-saudara. PNS-PNS, calon PNS semua pakai ini, pakai CAT ya. Jadi tidak perlu diragukan karena semua ASN pun pakai sistem ini,” sambil menegaskan keabsahan metode tersebut.

Setelah tes kompetensi, pelamar akan mengikuti seleksi tambahan yang meliputi tes mental ideologi dan pemeriksaan kesehatan. Tahapan ini dijadwalkan berlangsung dari 20 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Hasil akhir akan diumumkan pada 07 Juni 2026.

Pelamar yang berhasil lolos akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan (Komcad) serta pelatihan manajerial dan kompetensi bidang. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa calon manajer Kopdes Merah Putih dan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih memiliki kompetensi yang memadai sebelum memulai tugas.

Dengan transparansi dan ketatnya prosedur, pemerintah berupaya meminimalisir praktik penipuan dan memastikan bahwa setiap pelamar diproses secara adil. Keberhasilan seleksi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas koperasi desa dan sektor kelautan di Indonesia.

Zulkifli HasanKoperasi Desa Merah Putihseleksi tanpa biayaComputer Assisted TestpenipuanKampung Nelayan Merah Putih

Komentar

Memuat komentar...