Gambar atau konten salah?
Kim Sang-sik, pelatih Vietnam, hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 09 Juni 2026 untuk menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Mozambik. Kehadiran beliau tidak lepas dari perhatian John Herdman, pelatih Timnas Indonesia.
Kim, yang berasal dari Korea Selatan, tampak serius memantau lawan potensial. Ia menilai bahwa Vietnam dan Indonesia akan bertemu di Piala AFF 2026, sehingga kehadiran pelatih Vietnam di sini dianggap bagian dari persiapan mengumpulkan data tentang lawan.
Namun Herdman menanggapi situasi ini dengan santai. Ia mengungkapkan bahwa skuad yang diturunkan Indonesia pada FIFA Matchday Juni belum tentu mencerminkan tim yang akan tampil di Piala AFF nanti. “Soal pelatih Vietnam yang hadir, tentu dia sedang melakukan pemantauan. Saya tidak yakin tim yang kami tampilkan sekarang akan sama dengan tim yang bermain di AFF nanti,” kata Herdman seusai laga Indonesia vs Mozambik.
Herdman menambahkan, “Gaya bermainnya akan berbeda, formasinya berbeda, dan pendekatannya juga berbeda, yang sudah kami persiapkan sejak Mei.”
Perbedaan antara dua agenda tersebut sudah direncanakan sejak awal. Pada FIFA Matchday Juni, Indonesia memperkuat skuad dengan mayoritas pemain yang berkarier di luar negeri. Sedangkan untuk Piala AFF 2026, Garuda diproyeksikan lebih banyak mengandalkan pemain dari kompetisi domestik. Herdman bahkan sempat memimpin dua kelompok latihan berbeda dalam beberapa pekan terakhir sebagai bagian dari persiapan.
Ia menjelaskan, “Kalender FIFA Juni memang berbeda karena kami diperkuat pemain-pemain yang bermain di Eropa. AFF nanti juga akan sedikit berbeda.”
Indonesia dan Vietnam berada di Grup A Piala AFF 2026, bersama Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Pertandingan Indonesia melawan Vietnam dijadwalkan pada 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari. Dengan demikian, kehadiran Kim Sang-sik di SUGBK dianggap wajar mengingat Vietnam mulai mengumpulkan informasi tentang kekuatan para pesaingnya.
Meskipun demikian, Herdman menegaskan bahwa apa yang dilihat Kim belum tentu mencerminkan gambaran sesungguhnya dari Timnas Indonesia di Piala AFF nanti. “Mudah-mudahan dia sempat melihat beberapa pemain, dan ya, saya mendoakan yang terbaik untuknya,” ucap Herdman sambil tersenyum.
Dalam persiapan dua kompetisi berbeda, Indonesia menyesuaikan skuad dan strategi, sementara Vietnam memanfaatkan kesempatan untuk mengamati lawan potensial. Kedua tim tetap fokus pada tujuan masing-masing, menunggu saatnya bertarung di Piala AFF 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
