11 Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Enam Daerah di Sumsel

Putri N. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
11 Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Enam Daerah di Sumsel

Gambar atau konten salah?

Pada Jumat, 03 Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat 11 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebar di enam kabupaten. Total area yang terbakar mencapai sekitar 17 hektare. Banyuasin menjadi daerah dengan jumlah terbanyak, yaitu tiga kejadian seluas 5,5 hektare. Dua kejadian terjadi di Ogan Komering Ilir (OKI) dengan perkiraan luas 8 hektare. Sementara Ogan Ilir terbakar 0,5 hektare, Ogan Komering Ulu (OKU) 1,5 hektare, Muara Enim 1 hektare, dan OKU Timur 1 hektare.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan data itu berasal dari laporan BPBD di daerah. "Dari data laporan BPBD daerah, ada 11 kejadian karhutla yang terjadi di Sumsel. Tersebar di Banyuasin, OKI, Ogan Ilir, OKU, Muara Enim, dan OKU Timur. Luasan yang terbakar mencapai belasan hektare," ujarnya pada Sabtu, 04 Juli 2026. Dari semua kejadian, sebagian besar api sudah berhasil dipadamkan. Hanya satu lokasi di Pedamaran, OKI, yang masih menyisakan asap. "Hanya di Pedamaran, OKI, yang masih berasap. Upaya pemadaman masih dilakukan hingga saat ini," kata Sudirman.

Musim kemarau membuat potensi karhutla semakin meluas. Sudirman mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga mengajak warga untuk segera melapor jika menemukan titik api. "Kami juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas," tegasnya.

Kejadian ini menunjukkan bahwa kebakaran lahan masih menjadi masalah berulang di Sumatera Selatan selama musim kemarau. Data dari BPBD menjadi acuan untuk pemadaman dan pencegahan agar api tidak menyebar ke area yang lebih luas.

kebakaran hutankarhutlaBPBDSumatera Selatanmusim kemaraupemadamanpencegahan

Komentar

Memuat komentar...