5 Bakery Jadul Jakarta yang Masih Eksis
Gambar atau konten salah?
Di tengah menjamurnya toko roti modern dengan desain kekinian, roti-roti klasik buatan bakery legendaris tetap punya tempat tersendiri. Bukan tanpa alasan. Cita rasanya konsisten, dan yang paling penting, membangkitkan nostalgia. Banyak dari toko roti ini sudah berdiri puluhan tahun, bahkan lebih dari setengah abad. Mereka masih mempertahankan resep turun-temurun. Menu andalannya? Roti isi cokelat, roti sobek, hingga risoles dengan ragout yang melimpah.
Berikut lima rekomendasi bakery jadul di Jakarta yang menarik untuk dikunjungi.
1. Roti Bistro
Di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, ada Roti Bistro. Toko ini sudah menjadi langganan pencinta roti sejak era 1980-an. Roti Bistro menyajikan roti homemade yang dipanggang segar setiap hari. Popularitasnya bahkan membuat toko ini kerap masuk dalam rute wisata kuliner Pasar Baru, diikuti wisatawan lokal maupun mancanegara.
Menu favoritnya? Roti cokelat berukuran besar seharga Rp 17.000. Ada juga roti sobek lima rasa, roti dengan isian klasik seperti keju, srikaya, kopi, dan roti kesed yang lumer. Cita rasa roti jadulnya tetap dipertahankan. Itu yang selalu berhasil mengundang pelanggan untuk kembali.
2. Toko Roti Tegal
Berdiri sejak 1968, Toko Roti Tegal di kawasan Matraman menjadi salah satu bakery jadul tertua yang masih bertahan di Jakarta. Kini dikelola generasi ketiga. Toko roti ini tetap mempertahankan nuansa klasik dan resep turun-temurun. Roti-roti dipanggang menggunakan oven gas. Hasilnya? Tekstur khas roti jadul yang padat dan harum.
Menu favoritnya meliputi roti isi cokelat dengan taburan meisjes, roti isi ayam dan sapi, hingga croissant gaya lama berbahan puff pastry. Selain roti, tersedia juga aneka jajanan pasar klasik seperti pastel, putu ayu, bolu mekar, dan bolu gulung. Harganya ramah di kantong, mulai Rp7.000 per buah.
3. Suisse Bakery
Suisse Bakery berdiri sejak 1978. Hingga kini, toko roti tersebut masih ramai dikunjungi pelanggan dari berbagai generasi. Selain menawarkan aneka roti dan kue klasik, Suisse Bakery juga terkenal dengan jajanan gurih seperti pastel dan risoles.
Menu yang paling banyak diburu adalah risoles ayam berukuran besar dengan isian ragout yang padat dan lembut. Bakery jadul ini sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Disebut-sebut punya risoles terlezat dan terbaik di Jakarta. Teksturnya renyah di luar dan lumer saat digigit. Seporsinya dibanderol sekitar Rp14.500 per buah.
4. Okky Bakery
Okky Bakery di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, diperkirakan telah berdiri sejak pertengahan 1960-an. Meski sudah puluhan tahun beroperasi, bakery ini tetap mempertahankan pilihan menu klasik yang menjadi favorit pelanggan. Tersedia lebih dari 100 jenis roti, kue, hingga jajanan pasar yang diproduksi setiap hari.
Salah satu menu andalannya adalah risoles berukuran besar dengan isian ragout ayam yang melimpah. Risoles tersebut dijual sekitar Rp17.000 per buah. Cita rasa klasiknya konsisten. Tak heran jika Okky Bakery masih menjadi tujuan banyak pencinta roti jadul.
5. Toko Roti Gelora
Toko Roti Gelora menjadi salah satu bakery tertua yang masih bertahan di Jakarta Timur. Lokasinya di kawasan Bali Mester, Jatinegara. Toko roti ini telah beroperasi sekitar 75 tahun. Ia bertahan di dalam gang sempit permukiman warga. Meski lokasinya tersembunyi, kualitas roti yang ditawarkan tidak pernah berubah.
Menurut pemilik generasi kedua, Pak Ridwan, produk andalannya adalah roti tawar. Roti ini dibuat setiap hari, masih menggunakan mesin-mesin roti jadul. Selain itu tersedia roti manis, roti gandum, roti sobek, roti pisang, hingga butter cookies dengan varian vanilla ring, Danish, dan speculaas. Produknya dibanderol mulai Rp16.000.
Bakery-bakery ini membuktikan satu hal: di tengah gempuran tren, rasa klasik yang otentik tidak pernah kehilangan penggemar. Mereka bukan sekadar tempat jual roti, melainkan juga penjaga memori rasa lintas generasi. Dari Roti Bistro yang jadi langganan sejak 1980-an, Toko Roti Tegal yang sudah berusia lebih dari 50 tahun, hingga Toko Roti Gelora yang usianya mencapai 75 tahun, semuanya bertahan dengan resep dan cara lama. Harga yang ditawarkan pun masih terjangkau, mulai dari Rp7.000 hingga Rp17.000 per buah. Ini menunjukkan bahwa kesederhanaan dan konsistensi bisa menjadi kunci umur panjang sebuah usaha.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Buah Sarikaya Dinobatkan Sebagai Makanan Tersehat 2025
Rahasia Scrambled Egg Super Lembut Tanpa Susu dari Chef
5 Kopi Murah Jakarta untuk Pekerja Kantoran
Pria AS Dipecat Gara-Gara Kue Kering Rp 35 Ribu
Restoran AS Tagih Orang Tua Rp5 Juta Akibat Anak Rusak Properti
Suporter Piala Dunia 2026 Terpukau Saus Ranch hingga Es Batu
Berita Terbaru
5 Bakery Jadul Jakarta yang Masih Eksis
Yamaha Luncurkan Cygnus X Edisi Terbatas, Terinspirasi R1M
Deschamps Tak Khawatir Wasit Argentina Pimpin Prancis vs Maroko
AS Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot
Trump Salah Sebut Iran Jadi 'Republik Islam Jepang'
Prancis vs Maroko: Dendam Lama di Perempatfinal Piala Dunia
Guimaraes Minta Dilepas ke Arsenal
Gen Z Resmi Duduk di Dewan Transportasi Jakarta