Wuling Siap Naik Kelas, Bawa SUV Flagship ke Indonesia

Maya K. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Wuling Siap Naik Kelas, Bawa SUV Flagship ke Indonesia

Gambar atau konten salah?

Wuling bersiap membawa mobil-mobil baru ke Indonesia. Bukan sekadar model murah, mereka mulai melirik segmen yang lebih mahal. Selama ini pabrikan asal China itu identik dengan harga terjangkau, bahkan menjadi pemain utama di pasar mobil di bawah Rp 300 juta. Tapi perlahan, citra itu mulai bergeser.

Vice President Saic GM Wuling (SGMW) Han Dehong menyampaikan hal ini di Liuzhou, China. "Saya pikir, satu citra, perlahan-lahan berubah. Wuling bukan lagi merek termurah," ujarnya. Ia menambahkan, "Setelah perang harga, mobil Wuling tetap sama. Harganya lebih dari 300 juta sekarang. Saya pikir itu adalah citra Wuling yang secara perlahan berubah."

SGMW sudah membocorkan rencana untuk menghadirkan empat model baru ke Indonesia. Keempatnya berasal dari segmen yang berbeda. Peluncuran tidak akan dilakukan serentak, melainkan bertahap dalam beberapa fase. Model-model itu meliputi:

  • All-New Car A-segment
  • Full-size Six-Seater SUV
  • Luxury Flagship SUV
  • Commercial Vehicle

Soal model flagship, Han Dehong masih enggan bicara banyak. Ia menyebut langkah ini baru sebatas opsi yang sedang dipertimbangkan untuk fase berikutnya dari strategi Wuling di Indonesia. Namun ia menegaskan belum ada keputusan resmi. "Jadi kami belum memutuskannya, tapi kami yakin ada kesempatan di segmen itu," katanya.

Masuk ke segmen flagship bukan perkara sederhana. Han Dehong menjelaskan butuh pemahaman mendalam soal ekspektasi konsumen yang levelnya berbeda dari segmen biasa. Riset menyeluruh masih diperlukan sebelum Wuling mengambil langkah.

Menariknya, saat kunjungan ke markas SGMW di Liuzhou, China, turut dipamerkan model flagship milik Baojun. Baojun adalah brand "saudara" Wuling di bawah naungan SGMW yang khusus diposisikan di kelas lebih premium. Model yang dipamerkan adalah Baojun Huajing S.

Wuling Huajing S pertama kali diperkenalkan di Auto China di Beijing pada April lalu. Mobil ini merupakan hasil pengembangan bersama antara SAIC-GM-Wuling dengan Huawei. Dari lembar spesifikasi yang diberikan SGMW, Baojun Huajing S punya dimensi bodi yang besar: panjang 5.235 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm dengan wheelbase 3.105 mm.

Ukuran itu menempatkan Huajing S di kelas SUV besar, mendekati ukuran SUV Amerika tiga baris. Kapasitas bagasi berkisar 423 liter dan bisa diperluas jadi 1.268 liter saat kursi belakang dilipat. Tangki bahan bakarnya 60 liter.

Mobil ini mengadopsi sistem Plug in Hybrid Electric Vehicles (PHEV). Dalam kondisi baterai terisi, konsumsi bahan bakar versi WLTC paling irit ada di varian Enjoy Edition (trim termurah) dengan angka 5,98 L/100km.

Ada empat trim yang ditawarkan:

  1. Huajing S 235km 4WD Qiankun Premium Edition - varian tertinggi, penggerak 4WD (motor depan + belakang), jarak tempuh listrik 235 km
  2. Huajing S 255km Qiankun Premium Edition - penggerak FWD, jarak tempuh listrik 255 km
  3. Huajing S 200km Qiankun Enjoy Edition - varian entry-level, penggerak FWD, jarak tempuh listrik paling pendek (200 km)

Wuling perlahan meninggalkan posisinya sebagai merek termurah. Dengan rencana menghadirkan model flagship dan SUV besar, mereka mencoba naik kelas. Tapi keputusan final belum diambil, riset masih berjalan. Baojun Huajing S yang dipamerkan di Liuzhou setidaknya memberi gambaran seperti apa mobil premium yang mungkin mereka jual nanti. Mobil itu besar, hybrid, dan hasil kolaborasi dengan Huawei. Apakah akan cocok dengan pasar Indonesia? Itu masih harus diuji.

Wulingmobil barusegmen mahalflagship SUVBaojun Huajing SPHEVpasar Indonesia

Komentar

Memuat komentar...