7 April 2026 = 18 Syawal 1447 H, Rujukan Ibadah Ramadhan
Gambar atau konten salah?
tanggal 07 April 2026 jatuh pada hari Selasa. Bagi umat Islam, mengetahui padanan tanggal Hijriah penting untuk menyesuaikan ibadah dan perayaan keagamaan.
Kalender Hijriah dan Masehi menghitung hari dengan metode berbeda. Kalender Hijriah didasarkan pada gerhana bulan, sedangkan kalender Masehi menggunakan perhitungan matahari. Karena itu, satu hari di kalender Masehi tidak selalu sama dengan satu hari di kalender Hijriah.
Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 07 April 2026 bersamaan dengan 18 Syawal 1447 H. Pada bulan April 2026, dua bulan Hijriah, Syawal dan Zulkaidah, saling bertumpang.
- 01 April 2026 – 12 Syawal 1447 H
- 02 April 2026 – 13 Syawal 1447 H
- 03 April 2026 – 14 Syawal 1447 H
- 04 April 2026 – 15 Syawal 1447 H
- 05 April 2026 – 16 Syawal 1447 H
- 06 April 2026 – 17 Syawal 1447 H
- 07 April 2026 – 18 Syawal 1447 H
- 08 April 2026 – 19 Syawal 1447 H
- 09 April 2026 – 20 Syawal 1447 H
- 10 April 2026 – 21 Syawal 1447 H
- 11 April 2026 – 22 Syawal 1447 H
- 12 April 2026 – 23 Syawal 1447 H
- 13 April 2026 – 24 Syawal 1447 H
- 14 April 2026 – 25 Syawal 1447 H
- 15 April 2026 – 26 Syawal 1447 H
- 16 April 2026 – 27 Syawal 1447 H
- 17 April 2026 – 28 Syawal 1447 H
- 18 April 2026 – 29 Syawal 1447 H
- 19 April 2026 – 30 Syawal 1447 H
- 20 April 2026 – 01 Dzulqa'dah 1447 H
- 21 April 2026 – 02 Dzulqa'dah 1447 H
- 22 April 2026 – 03 Dzulqa'dah 1447 H
- 23 April 2026 – 04 Dzulqa'dah 1447 H
- 24 April 2026 – 05 Dzulqa'dah 1447 H
- 25 April 2026 – 06 Dzulqa'dah 1447 H
- 26 April 2026 – 07 Dzulqa'dah 1447 H
- 27 April 2026 – 08 Dzulqa'dah 1447 H
- 28 April 2026 – 09 Dzulqa'dah 1447 H
- 29 April 2026 – 10 Dzulqa'dah 1447 H
- 30 April 2026 – 11 Dzulqa'dah 1447 H
Bulan Syawal dikenal sebagai bulan penuh ampunan. Umat Islam dianjurkan untuk menunaikan puasa sunnah enam hari di bulan ini, sebagai kelanjutan dari puasa wajib di bulan Ramadhan.
Rasulullah bersabda, 'Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan, lalu diikuti dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka seolah ia telah berpuasa setahun penuh.' (HR. Bukhari dan Muslim)
Buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun menegaskan bahwa puasa Syawal memiliki tata cara yang sama dengan puasa wajib, hanya berbeda lafaz niat. Niat puasa Syawal adalah: نَوَيْتُ صَوْمَ عَدٍ فِي شَهْرِ الشَّوَالِ سُنَةً لِلَّهِ تَعَالَى. Transliteration: Nawaitu sauma gadin fi syahrisy-syawwāli sunnatan lillāhi ta 'āla. Artinya: Saya niat puasa besok pada bulan Syawal sunnah karena Allah Ta'ala.
Niat puasa Syawal dapat dilakukan pada malam sebelum berpuasa. Bila lupa, niat bisa dilaksanakan pada pagi hari hingga waktu Zuhur, asalkan belum makan dan minum. Setelah niat, tidak boleh makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sampai waktu Magrib. Jika tiba waktu berbuka, segera buka meskipun belum lapar.
Dengan informasi konversi tanggal Hijriah hari ini, Selasa 07 April 2026, yang setara dengan 18 Syawal 1447 H, diharapkan dapat membantu umat dalam merencanakan ibadah dan kegiatan keagamaan. Semoga bermanfaat! (urw/urw)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Not Pianika Lagu 17 Agustus Lengkap Lirik dan Chord
Kendari Luncurkan Program Siaga TBC di 62 Kelurahan
MPLS 2026/2027 Resmi, Tema 'Hari Baru, Aman dan Nyaman'
SD Negeri di Polman Hanya Kebagian 2 Siswa Baru
Mahasiswa UMI Riset di Kyushu Institute Jepang
Appi Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Dukungan Ditolak
Berita Terbaru
Inggris Calon Juara Tersibuk, Tempuh 20.600 Km
Hotspot Muratara Melonjak Jadi 335 Titik
KLH Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis, Target Tanam 2 Miliar Pohon
Not Pianika Lagu 17 Agustus Lengkap Lirik dan Chord
Kendari Luncurkan Program Siaga TBC di 62 Kelurahan
MPLS TK Yos Sudarso Subang Dibuka, 72 Siswa Baru Bergabung
SDN Jember Lor 06 Hanya Punya 8 Murid Baru
BPOM Antisipasi Gangguan Pasok Bahan Baku Obat Akibat Selat Hormuz
TMMIN Donasikan Mesin Mobil ke SMK Lombok
Riise Sarankan Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal