AC Milan Kalah 0-3, Leao Disebutkan Menjadi Fokus Kritik
Gambar atau konten salah?
Pada Sabtu, 11 April 2026, pertandingan antara AC Milan dan Udinese di San Siro menampilkan momen yang tak biasa.
Di menit ke-16, Rafael Leao menolak keputusan wasit dengan tepuk tangan sarkastis sambil duduk di lapangan. Tindakannya langsung menarik perhatian pengadil.
Wasit segera memberi kartu kuning kepada Leao dan, secara tak terduga, menepuk tangan ke arah pemain tersebut, seolah membalas gerakan yang dianggapnya tidak sopan.
Masalah Leao berlanjut di babak kedua. Sekitar 15 menit sebelum akhir pertandingan, ia ditarik keluar dan digantikan oleh Ruben Loftus-Cheek.
Publik di San Siro menyoraki Leao. Suporter Rossoneri tidak puas dengan performanya. Pelatih Massimiliano Allegri mencoba menenangkan situasi dengan pelukan dan tepuk tangan, namun sorakan tetap nyaring.
Performa Leao menurun drastis. Empat pertandingan berturut-turut tanpa gol atau assist. Dalam 10 laga terakhir, ia hanya mencetak 2 gol, gol terakhir melawan Cremonese. Akhirnya Milan kalah 0-3.
Laga ini menyoroti ketegangan antara pemain dan wasit serta tekanan publik. Performa Leao menambah beban bagi Milan, menandai periode sulit bagi pemain muda tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
